Pramono Sempat Adzan Sebelum Ibundanya Meninggal

pdip-jatim-pramono-anung-saat-bersama-ibunyaJAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung bercerita mengenai sosok Ibunya, almarhumah Sumarni Prawirosudirjo.Menurut Pramono, ibunya tersebut adalah Ibu rumah tangga, istri seorang guru yang selalu menjadi sosok panutan yang bagi ketujuh anaknya.

“Ibu saya adalah role model bagi anaknya, bahwa jika dipacu, anaknya belajar sungguh-sungguh, maka dapat berkarier,” ujar Pramono, kepada wartawan di kediamannya, Jalan H Ambas, Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2016).

Teladan lain yang patut ditiru, menurut Pram adalah semangat kerja keras yang tidak mudah mengeluh. Semasa hidup dan bertahan melawan penyakit pun, Sumarni tidak pernah mengeluh sakit.

“Bahkan, sampai sakit dalam satu bulan terakhir, Ibu tidak pernah mengeluh. Sebelum meninggal, saya pun sempat mengucapkan adzan,” ungkap mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu.

Sumarni yang juga ibunda Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Hj Wara Sundari Renny Pramana, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sekitar pukul 15.00 WIB. Rencananya, jenasah Sumarni akan dimakamkan di pemakaman keluarga, di Yogyakarta, pada pukul 11.00 WIB, Kamis (7/1/2016).

Saat ini, jenasah akan disemayamkan di rumah duka Jalan Haji Ambas, Nomor 18, Cipete, Jakarta Selatan.

Sementara itu, rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo sempat berhenti sejenak untuk memanjatkan doa bersama setelah mendengar kabar meninggalnya Sumarni. (goek/*)