PPP Masuk Barisan Pendukung Risma-Whisnu

pdip-jatim-ppp-gabung-risma-whisnuSURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya akhirnya memastikan sikap politiknya di Pilkada Surabaya, dengan mendukung pasangan Cawali-cawawali Risma-Whisnu.

Ketua DPC PPP Kota Surabaya, Buchori Imron menegaskan, kader dan mesin partainya merapat ke barisan pendukung Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Mereka bertekad mengantarkan kembali pasangan petahana itu memimpin Kota Surabaya periode 2015-2020.

“Dukungan ini sebenarnya disiapkan sudah lama. Namun baru saat ini kita sampaikan secara terbuka,” ungkap Buchori Imron, Senin (30/11/2015). (Instruksi Wiranto: Menangkan Risma-Whisnu)

Selama ini, ungkap Buchori, para pendukungnya sempat minta kepastian arah dukungan partai berlambang Ka’bah di Pilkada Surabaya. Oleh karena itu, di acara panggung rakyat di kawasan Bulak Banteng kemarin, pihaknya mengundang Risma-Whisnu, dan menjelaskan kepada kadernya soal dukungan PPP terhadap pasangan incumbent.

Menurut dia, masih ada pendukungnya, termasuk di wilayah Bulak Banteng, belum mengetahui dukungan PPP ke pasangan Risma-Whisnu. Dia berharap, setelah acara panggung rakyat kemarin, sudah tidak ada lagi keraguan dari kalangan kader PPP.

“Mungkin mereka selama ini tidak mengikuti berita di media. Nah, sekarang mereka bisa menyaksikan sendiri, bahwa PPP mendukung Risma-Whisnu,” terang Ketua Ikatan Keluarga Madura (Ikama) Jawa Timur ini.

Politisi yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya ini menambahkan, di internal partainya, dukungan terhadap Risma-Whisnu sudah bulat. Termasuk telah berkoordinasi di tingkat DPW PPP Jatim.”Alhamdulillah sudah,” imbuhnya.

Pasangan Risma-Whisnu pun mengapresiasi dukungan terbuka kader PPP. Menurut Whisnu, PDIP dan PPP memiliki hubungan sejarah tersendiri, yakni ketika munculnya gerakan Mega-Bintang, di Jawa Tengah tahun 1997 silam.

Sedangkan, di Surabaya muncul gerakan ‘Bang-Jo’, atau Abang-Ijo dipelopori kader PPP di kawasan Bulak Banteng. “Namanya saja sudah Bulak Banteng. Jadi sudah tepat kalau tempat ini jadi kebersamaan kita. Ini luar biasa,” kata Whisnu.

Cawawali yang juga Ketua DPC PDIP Kota Surabaya ini menyatakan, selama lima tahun kepemimpinannya bersama Risma di periode sebelumnya, pembangunan di wilayah Surabaya Utara tak luput dari perhatian pemerintah kota.

Menurut Whisnu, hal itu dimaksudkan agar ada pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat. Khususnya, bagi masyarakat Kecamatan Bulak Banteng. (goek)