Pilih Pemimpin di Pilpres 2019, Jokowi: Lihat Rekam Jejaknya Seperti Apa

BOGOR – Presiden Joko Widodo mengingatkan, tahun 2018 ini adalah pintu masuk tahun politik dan tahun 2019 mendatang adalah tahun politik yang sebenarnya. Menghadapi tahun politik tersebut, Jokowi mengajak masyarakat untuk pandai-pandai memilih pemimpin.

Dia pun mengajak para relawan pendukungnya untuk melihat rekam jejak calon pemimpin di Pilpres 2019, agar tidak mudah termakan hasutan untuk memilih seorang calon pemimpin, namun ternyata sang calon pemimpin tersebut tidak kredibel.

“Dalam memilih pemimpin, dilihat rekam jejaknya seperti apa, track record seperti apa, dilihatlah juga prestasinya apa, kinerjanya seperti apa. Jangan sampai kita mudah dihasut,” kata Jokowi dalam acara Halalbihalal dan Silaturahim Nasional relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) di Sentul Internastional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/7/2018) malam.

Di depan 10.000 ribuan relawan Samawi, Jokowi juga meminta pihak-pihak yang menyebarkan fakta tidak benar untuk menghentikan aksinya.

Apabila rekam jejak sang calon pemimpin itu baik, maka itu juga harus disampaikan ke masyarakat. Jangan malah menyebarkan informasi tidak benar kepada masyarakat.

Di acara tersebut, Samawi mendeklarasikan dukungan terhadap Joko Widodo pada pemilu presiden 2019 mendatang.

Berikut pernyataan dukungan yang dibacakan Koordinator Nasional Samawi Ahmad Nawawi:

Kami Samawi menyatakan, 1. Siap sedia menjadi motor penggerak Islam rahmatan lil’ alamin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, 2. Siap sedia menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, 3. Siap sedia memenangkan Ir. H. Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia 2019-2024.

Kepada wartawan, Nawawi mengatakan, dukungan itu didasarkan pada apa yang telah dikerjakan Jokowi selama sekitar empat tahun menjabat Presiden RI.

“Presiden Jokowi sudah terbukti melakukan kerja nyata untuk kemajuan Islam, baik di Indonesia, atau di dunia,” ujar Nawawi.

Di Indonesia sendiri, Jokowi menetapkan Hari Santri Nasional. Sementara, di internasional, Jokowi dinilai konsisten memperjuangkan perdamaian di Palestina.

Selain itu, pembangunan infrastruktur yang masif di Indonesia juga sangat diapresiasi Samawi.

Samawi merupakan organisasi yang dibentuk oleh para anak muda dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi Islam, sebagai wujud ijtihad dan ikhtiyar politik sekaligus bentuk bakti kepada bangsa, agama dan negara. (goek)