Pilbup Nganjuk, Novi-Marhaen Berjaya di 19 Kecamatan

NGANJUK – Pasangan cabup-cawabup nomor urut 1 Novi-Marhen menang di 19 kecamatan dengan perolehan suara 303.192 atau 54,54%. Sementara pasangan nomor urut 2, Hanung-Bima hanya menang di Kecamatan Nganjuk dengan perolehan suara 195.259 atau 35,12%, dan pasangan nomor urut 3 Desy-Ainul Yakin hanya meraih 57.471 suara (10,34%).

Dari data yang dikumpulkan internal partai dan  sejumlah sumber menyebutkan, penyumbang suara terbanyak dari pasangan Novi-Marhen dari Kecamatan Ngronggot dengan 26.663 suara.

Sedangkan kekalahan Novi-Marhen dari pasangan Hanung Bima hanya di Kecamatan Nganjuk, dimana Novi-Marhen mendapat 15.193 suara dan Hanung-Bima 15.835 suara.

“Secara statistik pasangan calon kami meraih kemenangan di 19 kecamatan. Hanya di Kecamatan Nganjuk saja pasangan kami kalah tipis dari pasangan calon nomor urut dua,” kata Samsul, anggota tim pemenangan Novi-Marhen, kemarin.

Dengan kemenangan Novi-Marhen versi quick count, Samsul optimis jika hasil penghitungan resmi KPU Nganjuk nanti juga tidak akan berbeda jauh.

“Kami atas nama tim dan pasangan calon berterimakasih kepada semua pihak yang bekerja keras memenangkan pasangan Novi-Marhen. Partai pengusung PDI-Perjuangan, serta didukung PKB, Hanura dan relawan serta ulama semua mendukung yang terbaik untuk Kabupaten Nganjuk kedepan,” ujar Tatit Heru Tjahyono Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk.

Setelah mengetahui hasil quick count, Novi bersama timnya mendatangi sejumlah posko pemenangannya. Massa pendukungnya saling berebut untuk foto selfi dan mengucapkan selamat. Termasuk sejumlah fungsionaris partai PDIP, PKB dan beberapa ulama.

Sementara itu sehari sebelumnya dalam pertemuan dengan para fungsionaris partai serta tim pemenangan Norma, Novi menyampaikan ucapan terima kasih pada DPC PDI Perjuangan beserta seluruh jajaranya.

“Mari bersama sama membangun Nganjuk yang maju dan bermartabat serta tetap utuh nyawiji untuk memenangkan PDI Perjuangan pada 2019 nanti di Kabupaten Nganjuk,” kata Novi didampingi Marhaen di kantor DPC PDIP.

Menanggapi kemenangan pasangan Novi-Marhen versi quick count, Ketua KPU Kabupaten Nganjuk Agus Rahman Hakim menilai bahwa hal tersebut merupakan hak masing-masing paslon. Namun demikian, Agus Rahman berharap agar masyarakat menunggu proses penghitungan suara dan rekapitulasi hasil oleh KPU, yang akan berlangsung 27 Juni hingga 9 Juli 2018.

“Hasil resmi KPU merupakan hasil yang sah menurut aturan perundang-undangan. Untuk itu kami imbau agar masyarakat menunggu hasil pengumuman dari KPU,” papar Agus Rahman. (endyk)