Pesan Sekjen PDIP kepada Para Caleg: Salami Rakyat dan Rasakan dengan Mata Hati

MATARAM – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak para calon anggota legislatif (caleg) partainya tak segan-segan menyalami rakyat. Menurutnya, kesediaan dan ketulusan dalam bersalaman bisa menjadi daya tarik tersendiri.

“The power of salaman ini yang mengantarkan Bapak Jokowi menjadi Wali Kota Solo dua periode meski melawan calon wali kota lain yang kaya raya. Di pilpres juga, walau lawannya juga capres yang kaya raya,” kata Hasto saat membuka Rakorda PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, kemarin.

Hasto menambahkan, ada hal penting dalam salaman. “Rakyat bisa melihat bahwa jati diri dan ketulusan hati seorang pemimpin jauh lebih penting,” katanya.

Oleh karena itu, dia mewanti-wanti para caleg untuk turun langsung menyapa dan menyalami rakyat. Politisi asal Yogyakarta itu menambahkan, dalam salaman ada hubungan batin.

“Ulurkan tangan Anda dan rasakan dengan mata hati Anda. Batinkan kalau saya kelak menjadi anggota dewan, merekalah yang akan saya perjuangkan bersama Bapak Jokowi,” tutur Hasto.

Dia menegaskan, berpartai berarti menyatu dengan rakyat. Hasto lantas menyitir pernyataan Proklamator RI Bung Karno tentang kekuatan dari persatuan bersama rakyat.

“Persatuan dengan rakyat adalah senjata yang sehebat-hebatnya,” tegas Hasto mengutip Bung Karno.

Pada kesempatan itu, Hasto Kristiyanto menginstruksikan seluruh kader wajib memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma`ruf Amin pada Pilpres 2019.

“Caranya bagaimana, dengan bergotong royong, dengan keyakinan, dan dengan menebarkan hal-hal yang positif bagi rakyat,” ujarnya.

Dia pun menekankan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-KH Ma`ruf Amin agar selalu mengedepankan cara-cara beradab dalam kampanye, menghindari fitnah, hoaks dan ujaran kebencian dalam meraih kekuasaan.

“Kami dilarang, baik oleh Ibu Megawati, Pak Jokowi maupun Kiai Ma`ruf untuk menebar fitnah atau hoaks. Sehingga yang kami tampilkan adalah kampanye dengan gagasan terbaik dari kepemimpinan Pak Jokowi dan Kiai Ma`ruf. Yang kami tampilkan adalah solusi bagi persoalan bangsa, bukan hal-hal yang menakut-nakuti bangsa,” kata Hasto. (goek)