Perbaiki Jalan, Pemkab Nganjuk Siapkan Unit Reaksi Cepat

NGANJUK – Pemkab Nganjuk di bawah kepemimpinan Bupati Novi Rahman Hidhayat-Wabup Marhaen Djumadi salah satu fokus programnya adalah memperbaiki infrastruktur vital yang mengalami kerusakan. Di antaranya, memperbaiki jalan-jalan rusak yang jadi sarana penghubung vital bagi masyarakat.

Perbaikan infrastruktur jalan itu mendapat perhatian lebih agar segera berfungsi sehingga bisa memperlancar roda perekonomian, khususnya bagi warga Nganjuk.

Salah satu komitmen Pemkab Nganjuk itu seperti yang dilakukan Wabup Marhaen Djumadi, Selasa kemarin. Pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu mendatangi lokasi perbaikan jalan rusak yang berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukomoro.

Ditemani kepala desa dan perangkat setempat, Marhaen bermaksud mengecek langsung progress perbaikan jalan yang termasuk kategori rusak berat tersebut. Tampak ikut mendampingi, Ketua Komisi III DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono.

Marhaen menjelaskan, kedatangannya ke lokasi perbaikan jalan untuk memeriksa, sampai sejauh mana perbaikan berlangsung. Mengingat, jalan tersebut merupakan akses penghubung vital bagi  masyarakat setempat.

Di sela memelototi detil pekerjaan, Marhaen sesekali juga berbincang santai dengan pelaksana proyek hingga para pekerjanya.

Untuk diketahui, pada 17 Desember 2018 lalu, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat merilis lima armada mobil operasional, yang disiapkan untuk Unit Reaksi Cepat Pemeliharaan Jalan (URCPJ).

Menurut Marhaen pasukan URCPJ lengkap dengan kendaraan taktis-nya itu bisa bekerja memperbaiki jalan-jalan yang rusak secara cepat, begitu mendapat laporan dari masyarakat.

Hal ini juga dibenarkan oleh Tatit. Legislator yang juga Ketua DPC PDIP Nganjuk itu mengatakan, saat ini Pemkab Nganjuk akan lebih fokus ke Infrastruktur yang selama ini banyak yang rusak

“Infrastruktur di Kabupaten Nganjuk banyak sekali yang rusak, kami dari legislatif bersama eksekutif akan memberikan perhatian lebih terkait jalan jalan yang rusak untuk segera diperbaiki, agar semua tidak terganggu,” ujarnya. (endyk)