Perayaan Idul Adha Tutup Rangkaian Kongres V PDIP

DENPASAR – PDI Perjuangan akan menutup rangkaian acara kongres V dengan perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 11 Agustus, sehari setelah penutupan Kongres.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Kongres V yang dimulai 8 Agustus dan ditutup 10 Agustus itu dihadiri puluhan ribu kader PDI Perjuangan serta tamu undangan.

Di acara Kongres itu, selain sebagai peristiwa politik, juga merupakan peristiwa kebudayaan dengan berbagai tampilan atraksi kebudayaan.

Kongres PDIP juga menampilkan sisi spiritualitas dan keagamaan bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah.

“Karena kongres akan ditutup pada tanggal 10 Agustus dan 11 Agustus bertepatan Idul Adha, kami akan menutup seluruh rangkaian kongres dengan mengucapkan syukur bersama-sama, mempersembahkan hewan kurban dan akan dilaksanakan Shalat Idul Adha di Bali,” jelas Hasto di sela kunjungan persiapan pelaksanaan persiapan Kongres di Sanur, Bali, kemarin.

Hasto menuturkan, pada pelaksanaan Idul Adha itu nantinya akan ada beberapa ekor kambing dan kerbau yang akan dikurbankan. Semuanya merupakan hasil gotong royong kader Partai.

“Karena kita menghormati dari masyarakat Hindu, sehingga khusus di Bali ini, hewan kurban dari kambing dan domba serta kerbau,” imbuh Hasto.

Sementara Ketua Organizing Commitee Kongres V PDI Perjuangan, I Wayan Koster, menjelaskan Shalat Idul Adha akan dilaksanakan sejak pukul 06.00 WITA  bertempat di Masjid Al-Ihsaan Grand Inna Bali Beach.

Peserta shalat diperkirakan berjumlah 1500-an orang dengan melibatkan umat Muslim setempat serta tokoh masyarakat. Selain itu akan diundang pimpinan MUI, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah di Bali.

“Perayaan kali ini bertema Ibadah Kurban Membentuk Orang Ber-Taqwa. Akan dilakukan secara simbolis hewan kurban oleh DPP PDI Perjuangan kepada umat Islam setempat,” kata Koster.

Terkait atraksi kebudayaan, Ketua Steering Committe Kongres V PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyebutkan, beberapa provinsi sudah menyatakan diri untuk bisa menampilkan budaya di masing-masing wilayah.

“Yang dekat sini Banyuwangi, Jawa Tengah, NTT, Jawa Barat,” kata Djarot yang mendampingi Hasto saat melihat persiapan Kongres V. (goek)