PDIP Trenggalek Patok Target 70 % Suara Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Trenggalek mematok target perolehan suara pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin sebesar 70 persen. PDIP optimis menang di seluruh kecamatan di Kota Keripik Tempe ini.

“Survei internal kita, suara pak Jokowi sebesar 63 persen, sementara target kita 70 persen. Kita berusaha keras meningkatkan 7 persen,” kata Ketua DPC PDIP Trenggalek, Doding Rahmadi, Selasa (12/2/2019).

Masih kata Doding, pencapaian target 70 persen suara bukan hal yang mustahil. Pasalnya, mesin politik PDI Perjuangan terus bergerak didukung dengan kinerja para calon anggota legislatif  (caleg).

“Target perolehan kursi DPRD kita naik dari 9 kursi menjadi 15 kursi. Kader kita intensif bergerak door to door di lapangan. Setiap caleg wajib mengkampanyekan pak Jokowi,” terang Doding.

Bila mesin partai bergerak secara dinamis, dia optimistis menyapu bersih 14 kecamatan. Dari seluruh kecamatan tersebut, dua di antaranya sebagai pendulang suara terbesar PDIP yaitu, Kecamatan Watulimo dan Dongko.

“Untuk sebaran, kita optimis menang di 14 kecamatan. Yang basis kita paling gemuk adalah di Kecamatan Watulimo dan dongko, karena dua kecamatan ini kandang banteng,” tegasnya.

Selain mengandalkan kinerja caleg dan para relawan, PDIP Trenggalek juga membentuk regu penggerak pemilih. Ada lima orang kader internal yang dipasang pada tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Para pengurus DPC, Caleg dan kader PDIP dalam bergerak di lapangan terus mengampanyekan Presiden Jokowi. Dimana, banyak program nasional era kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo ini yang telah dinikmati masyarakat Trenggalek.

“Tujuan kita untuk memenangkan Pak Jokowi dua periode. Perjuangan beliau luar biasa. Misalkan kemarin program serifikat massal, ada 30 ribu warga Trenggalek yang merasakan manfaatnya. Kemudian PKH dan program pendidikan serta kesehatan melalui KIS dan KIP,” jelasnya.

Apabila pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin menang, Jalur Lintas Selatan (JLS) bisa dituntaskan di periode keduanya. Dimana, saat ini untuk jalur Prigi – Munjungan dan Munjungan – Panggul masih belum rampung. (goek/bj)