PDIP Siapkan “Real Count” Pilwali Surabaya

pdip-jatim-djoko-prasektyo-dpc-sbySURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan hitung cepat hasil coblosan Pilkada, 9 Desember depan. Real count itu diperoleh dari laporan saksi Risma-Whisnu yang bertugas di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) Pilwali Surabaya 2015.

Partai pengusung pasangan Cawali-cawawali Risma-Whisnu ini berencana akan merilis hasil hitungan cepat perolehan suara riil (real count) Pilwali Surabaya yang akan digelar, 9 Desember 2015 depan.

“Real count itu akan kami rilis siangnya usai coblosan. Jadi pada hari-H setelah coblosan, masyarakat sudah bisa tahu hasil perhitungan riil perolehan suara masing-masing paslon,“ ungkap Djoko Prasektyo, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, di posko pemenangan Risma Whisnu di Jalan Kapuas Surabaya, Rabu ( 1/12/2015).

Terkait rencana rilis hasil real count pilwali ini, terang Djoko Prasektyo, hal itu sangat memungkinkan, karena jumlah petugas saksi paslon Risma-Whisnu lengkap. Saksi itu tidak hanya yang bertugas di TPS, tapi juga saksi di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Kalau dihitung-hitung ada sekitar 5.000 petugas saksi yang kami tugaskan,“ tambah salah satu Koordinator Saksi Tim Pemenangan Risma-Whisnu ini.

Dia menambahkan, real count beda dengan quick count. Real count merupakan hasil perhitungan riil perolehan suara hasil pilkada. Sedangkan quick count merupakan sistem hitung cepat dengan basis statistik, dengan cara mengambil hasil perolehan suara di beberapa TPS sampling yang sudah ditentukan.

“Quick count masih memiliki derajat tingkat kesalahan. Sedangkan hasil hitungan real count pilkada merupakan hasil perolehan suara riil dari semua TPS yang ada. Real count perhitungan lebih akurat,” papar Djoko Pras, sapaan akrabnya.

Terkait real count, imbuh Djoko, semua saksi sudah dilatih, dan juga sudah disiapkan perangkat khususnya. “Insya Allah pada hari-H pilwali, warga kota sudah bisa tahu, siapa wali kota terpilih 2015 –2020,“ pungkas dia.

Pilwali Kota Surabaya 2015 ini memiliki jumlah DPT sebanyak 2.034.307 pemilih. Sedang jumlah TPS-nya sebanyak 3.936 TPS. Ini merupakan jumlah DPT dan TPS terbanyak untuk even pilkada tingkat kota/kabupaten di Indonesia. (goek)