PDIP Perbanyak Kerja Sama Persahabatan dengan Parpol Negara Lain

JAKARTA — PDI Perjuangan sebagai partai utama pendukung pemerintah berupaya memperbanyak kerja sama dan persahabatan dengan partai politik maupun berbagai lembaga dari negara lain.

Menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, partai bernomor urut 3 di Pemilu 2019 ini harus turut juga menjalankan politik luar negeri.

“Ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan sebagai ‘the ruling party’ juga membangun persahabatan, menjalankan juga politik luar negeri untuk mendorong kerja sama dan persahabatan yang baik,” kata Hasto, usai menerima delegasi calon pemimpin publik Singapura di kantor DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, kemarin.

Menurut Hasto, para tamunya itu adalah anggota “Leaders in Administration Programme” (LAP) Singapura atau semacam Lemhannas di Indonesia. Yakni calon pemimpin yang disiapkan untuk memimpin Singapura di masa depan.

“Mereka berkunjung ke Indonesia dan ke PDI Perjuangan dalam upaya meningkatkan hubungan dengan Indonesia, serta mempelajari pengelolaan partai politik di Indonesia,” jelas Hasto.

Pada pertemuan antara pengurus DPP PDI Perjuangan dengan delegasi dari Singapura, menurut Hasto, dibicarakan upaya peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Singapura. Termasuk kerja sama antar-partai politik.

Dia menegaskan, pertemuan itu menunjukkan PDI Perjuangan sebagai partai terbuka. Sebelumnya, PDI Perjuangan juga menerima kunjungan dari delegasi “Conference of Asian Liberal Demokrat” (CALD) yakni organisasi yang memiliki pandangan demokrasi liberal se-Asia, serta menerima delegasi Partai LDP Jepang.

Ke depan, sebut Hasto, PDIP akan semakin memperbanyak kerja sama dengan partai politik negara lainnya. Satu di antaranya dengan partai politik dari Mesir.

“Kami sudah membangun kerja sama dengan Australian Labor Party. Lalu dengan Free Democrat Party. Di Jerman kami juga punya kerja sama. Tujuannya bagi kami adalah mendidik kader partai kami agar punya pengalaman internasional,” tuturnya.

Saat menerima delegasi calon pemimpin publik Singapura, Hasto didampingi sejumlah pengurus DPP PDI Perjuangan. Sementara itu, delegasi Calon Pemimpin Publik Singapura yang berjumlah 26 orang dipimpin Dubes Singapura untuk Indonesia, Amil Kumar Nayar. (goek)