PDIP Paling Banyak Dipilih, Ini Hasil Survei LRP

JAKARTA – Lembaga Riset Publik (LRP) menyatakan, PDI Perjuangan unggul dalam Pemilihan Umum 2019. Sesuai hasil riset lembaga tersebut, bila pemilu dilaksanakan hari ini, PDIP akan mendapatkan 31,2 persen suara.

“Berdasarkan elektabilitas partai, PDIP paling banyak dipilih seandainya Pileg (pemilihan legislatif) dilaksanakan saat ini. Dukungan PDIP mencapai 31,2%,” ucap Manajer LRP Arfan Maulana dalam pemaparan hasil surveinya kepada wartawan di Hotel Sofyan, Jalan Cut Mutia, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2018).

Arvan mengatakan PDIP unggul di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Papua, Maluku, Bali, NTT dan NTB. PDIP hanya kalah dari Partai Golkar di Pulau Sulawesi.

Menurutnya, 23,8 responden memilih PDIP karena partai ini dianggap mewakili rakyat kecil. Selain itu, lembaga ini mencatat PDIP juga merupakan partai yang mengalami tren kenaikan paling besar selama Oktober hingga Desember 2018, yakni 2,7 persen.

Kenaikan elektabilitas PDIP, jelas dia,  disebabkan oleh kinerja kader, termasuk Presiden Joko Widodo maupun calon legislatif. Program pemerintah Jokowi, kata dia, dianggap baik oleh masyarakat.

Sementara urutan kedua ditempati Partai Gerindra yang memperoleh 17 persen suara. Di urutan ketiga ada Partai Golkar dengan perolehan 7,2 persen suara.

Dari hasil survei itu, hanya empat partai selain PDIP yang lolos ambang batas parlemen 4%. Mereka adalah Gerindra dengan 17,8%, Golkar dengan 7,2%, Demokrat dengan 5,3%, dan PKB dengan 5,3%.

“Penyebabnya, partai baru bisa jadi karena belum dikenal, ketokohan pun belum keluar. Sementara partai menengah (Nasdem, PKS, PAN, PPP, PBB), masih bisa naik,” ucap Arfan.

Survei LRP dilakukan terhadap 1.200 responden dengan usia di atas 17 tahun di seluruh wilayah Indonesia. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada pekan keempat Desember. Metode yang digunakan multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (goek)