PDIP Jatim Bahas Masukan untuk Rakernas

pdip-jatim-kusnadi-ketua-pdip-jatimSIDOARJO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi mengatakan, rakorda yang digelar di Hotel Utami, Juanda, untuk menyamakan pemahaman, sebelum mengikuti Rakernas I PDIP, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kita harus memiliki pemahaman yang sama dalam melakukan rakernas nanti. Dari rakorda ini, PDI Perjuangan Jatim membawa usulan dan masukan untuk jadi bahan pembahasan rakernas,” kata Kusnadi, Jumat (9/1/2016).

Hal itu disampaikan Kusnadi, saat membuka rakorda, yang diikuti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC PDI Perjuangan se-Jatim. Hadir para kepala daerah-wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2015, serta kepala daerah-wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan yang masih aktif menjabat.

Kusnadi juga mengungkapkan keberhasilan PDI Perjuangan memenangkan pilkada serentak 2015 di Jawa Timur. Dari 19 pilkada di kabupaten/kota se-Jatim, kata Kusnadi, PDI Perjuangan mampu memenangkan pasangan calonnya di 13 kabupaten/kota.

“Kemenangan yang kita raih ini tentunya bukan tiba-tiba saja datang. Tapi karena memang sudah kita perhitungkan, dan direncanakan bersama-sama,” jelasnya.

Tak kalah penting, tambah Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim ini, yakni semangat gotong-royong yang ditunjukkan jajaran struktural dan anggota fraksi PDIP. “Secara bersama-sama, kita mengeroyok daerah yang ikut pilkada. Karena bagi kabupaten-kota yang sedang tidak mengikuti pilkada, struktural dan fraksinya ditugaskan untuk membantu teman-teman yang sedang mengikuti pilkada,” paparnya.

Kemenangan di 13 kabupaten/kota ini, imbuh Kusnadi, patut disyukuri seluruh kader PDI Perjuangan. Apalagi, pelaksanaan pilkada serentak 2015 yang pertama digelar di negara ini.

Pada kesempatan itu, sebelum memulai rakorda, seluruh peserta bersama-sama berdoa, dan membaca Surat Al-Fatihah untuk almarhumah Sumarni Prawirosudirjo, ibunda Pramono Anung (Seskab) dan Hj Wara Sundari Renny Pramana (Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur).

“Mari kita berdoa bersama, agar almarhumah bisa diterima Allah Subhanahu Wata’ala, dan yang keluarga ditinggal bisa menerima dengan ikhlas dan tabah. Mari kita bersama membacakan Surat Al Fatihah untuk Ibu Hj Sumarni,” ucap Kusnadi. (goek)