PDI Perjuangan Prediksi Raih 133 Kursi DPR

JAKARTA – PDI Perjuangan mengumumkan hasil terakhir perhitungan internal soal potensi jumlah kursi DPR RI yang mereka peroleh pada Pemilu 2019, Rabu (8/5/2019). Partai pemenang Pemilu 2014 ini berpotensi mendapat 133 kursi parlemen periode 2019-2024.

Hingga data melewati 80 persen, PDIP memperoleh 23,13 persen kursi atau 133 kursi DPR. Selanjutnya ditempati Golkar dengan raihan 82 kursi, Gerindra dengan 80 kursi, PKB dengan 59 kursi, dan Nasdem dengan 56 kursi.

Selanjutnya Partai Demokrat dan PKS mendapat sama-sama 52 kursi, PAN 41 kursi, terakhir PPP dengan 20 kursi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rakyat yang memberi kepercayaan kepada PDIP sebagai penopang utama pemerintahan Pak Jokowi,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan, Arif Wibowo, yang hadir di acara itu menjelaskan, angka raihan kursi itu diperoleh dari data sistem penghitungan (situng) BSPN PDIP dan Situng KPU untuk Pileg 2019. Kedua data dikombinasikan sebagai mekanisme cek dan ricek.

Finalnya, sebut Arif, masih akan menunggu perhitungan 100 persen data. “Tapi kami buat batasan, angka pastinya adalah plus minus lima kursi. Jadi kursi PDIP bisa naik ke 5 menjadi 138, atau turun 5 ke 128. Kami pastikan kecenderungannya di 132-134 kursi DPR,” ujarnya.

Yang jelas, lanjut Arif, dari data sejauh ini, pihaknya melihat ada daerah pemilihan yang menunjukkan hasil pileg yang kurang baik, namun ada juga yang lompatannya luar biasa.

Dia memberi contoh, di dapil Aceh I dan Gorontalo, PDIP masih gagal memperoleh kursi DPR. Namun untuk beberapa dapil di Kalimantan, PDIP memeroleh penambahan kursi signifikan.

“Dapil Kalsel misalnya. Dulu 1 kursi untuk Kalsel II, di 2019 kita dapat 3 kursi untuk keseluruhan dapil. Dapil Kalbar dulu belum dipecah. Jadi satu dapil, dapat 3 kursi. Sekarang sudah hampir pasti jadi 4 kursi,” beber Arif.

Lompatan luar biasa terjadi di Bali, di mana di 2014 PDIP memperoleh 4 kursi, kini menjadi 6 kursi. Lompatan besar lainnya terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan untuk Jatim, PDIP membuat sejarah.

“Hampir pasti, mudah-mudahan tak ada tren mencurigakan di lapangan, untuk pertama kali sejak 1955, pertama kali PDIP menang di Jatim. Kami berpotensi mendapat 22 kursi dan PKB 21 kursi,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya akan terus mengawal proses perhitungan suara Pemilu 2019 hingga tuntas. (goek)