oleh

Paripurna DPRD Jatim Online, Diana Sasa: Tak Kurangi Esensi Rapat

SURABAYA – DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Paripurna usai menuntaskan masa reses pertama tahun 2020, Senin (13/04/2020). Rapat paripurna pertama di masa pandemi virus Corona (Covid-19) dipimpin Ketua DPRD Jatim Kusnadi ini pun dilakukan secara online atau dalam jaringan (daring).

Rapat paripurna dihadiri 34 anggota dari total 120 anggota, dan sebagian besar lainnya mengikuti rapat secara virtual. Anggota dewan yang hadir secara langsung tempat duduknya diberikan jarak sekitar satu meter.

Menurut Kusnadi, sejumlah anggota yang tidak dapat hadir secara langsung tetap dapat mengikuti jalannya proses rapat paripurna. “Mereka bisa menyampaikan pandangannya melalui aplikasi yang terhubung langsung dengan kami,” jelas Kusnadi, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih termasuk yang mengikuti rapat paripurna secara virtual. Dia mengikuti jalannya rapat dari kediamannya di Kabupaten Magetan.

Menurutnya, mengikuti rapat secara virtual tidak akan mengurangi esensi pelaksanaan rapat itu sendiri. Pasalnya, dia tetap mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya.

Selain itu, jelas Diana Sasa, sapaan akrabnya, menghadiri rapat secara virtual juga dapat menjaga keamanan dan kesehatan di masa pandemi Covid-19. Dia pun berpendapat, hal ini bisa sebagai contoh yang baik kepada masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas dari rumah.

Politisi PDI Perjuangan asal Pacitan ini mengungkapkan, dirinya sudah hampir satu bulan ‘terjebak’ di daerah pemilihannya setelah melakukan reses beberapa waktu lalu. Selama itu, dia berada di Kabupaten Magetan yang telah ditetapkan sebagai zona merah wabah virus Corona sejak 21 Maret.

Sebagai warga negara yang juga menjadi wakil rakyat, sambung Sasa, dia lebih memilih patuh terhadap imbauan pemerintah terkait social distancing, untuk tetap tinggal dan bekerja dari rumah.

Terkait dengan rapat-rapat kedewanan yang meliputi rapat komisi, rapat dengar pendapat, rapat paripurna, dan lain-lain, pegiat literasi sekaligus penulis ini lebih memilih mengikutinya secara virtual.

“Ini juga sesuai anjuran Ketua Umum Partai kami, Ibu Megawati Soekarnoputri, agar koordinasi kerja-kerja kebangsaan dapat dilakukan secara virtual,” katanya.

Diana Sasa juga mengingatkan seluruh masyarakat terkait penularan virus Corona. Menurutnya, seseorang yang sehat dan baik-baik saja, masih ada kemungkinan menjadi carrier Covid-19 yang bisa menularkan kepada orang lain.

“Inilah yang harus kita pahami bersama. Jangan mentang-mentang sehat, lalu merasa tidak ada risiko sama sekali. Kalau saya, lebih memilih jalan amannya saja, stay at home, demi kebaikan bersama,” pungkasnya. (goek)

rekening gotong royong