Panderita Covid Tembus Angka 1.000, Dhito Nilai Pemkab Kediri Kurang Sosialisasi

KEDIRI – Penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri semakin masif. Tercatat hingga kemarin, jumlah penderita Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri tembus di angka seribu lebih.

Bahkan beberapa waktu lalu, kantor DPRD Kabupaten Kediri sempat di-lockdown, lantaran ada salah satu anggota Dewan yang terpapar Covid-19 .

Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono menilai masih tingginya kasus jumlah penderita Covid-19, dikarenakan rendahnya kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Juga kurangnya sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri terkait upaya pencegahan penyebaran virus covid -19.

“Karena kesadaran masyarakat untuk menjaga protokol kasehatan itu masih kurang sekali. Ini menurut saya salah satu faktornya karena kurang sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten Kediri,” sebut Dhito, kemarin.

Sebaliknya, dia membandingkan penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Kota Kediri yang dinilainya sudah cukup baik.

Dhito menyebut, solusi untuk mengatasi persoalan ini sebenarnya sangat mudah. Yakni kesadaran masyarakat untuk rajin cuci tangan dan memakai masker.

“Makanya saya kalau sudah turun ke lapangan melihat orang tidak pakai masker , saya sampaikan untuk menggunakan masker,” kata cabup berusia 28 tahun ini.

Dalam setiap kampanyenya, Dito menyatakan selalu berusaha untuk  menyadarkan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Terkait upaya penanggulangan pandemi ini, beberapa waktu lalu Dhito sempat memberikan bantuan berupa 5 ribu peralatan test swab antigen ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kediri. (putera)