Pak Kus Kunjungi PKL Binaan Kader PDIP Kota Probolinggo

PROBOLINGGO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengapresiasi upaya kader-kader PDI Perjuangan Kota Probolinggo yang membina dan memberdayakan pedagang kaki lima (PKL).

Apresiasi itu disampaikan Kusnadi di sela kunjungannya di Kota Probolinggo, jelang waktu berbuka puasa, Sabtu (17/6/2017).

Didampingi istri dan sejumlah pengurus DPC PDIP setempat, Pak Kus, sapaan akrab Kusnadi, keliling ke beberapa jalan protokol yang jadi sentra PKL.

Di saat bulan Ramadan seperti saat ini, mayoritas PKL menjajakan makanan dan minuman untuk berbuka puiasa. Baik mamin takjil, maupun makanan lainnya.

Meski lapak pedagang berdiri di sisi-sisi jalan raya dan banyak dikunjungi pembeli, namun tidak sampai mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Ini yang patut diacungi jempol. Meski di sisi jalan penuh pedagang, dan pembelinya membeludak, namun semuanya tampak tertib. Ini tidak lepas dari pengawasan Paguyuban PKL (PPKL) yang juga kader serta simpatisan PDI Perjuangan,” kata Kusnadi.

Menurut pria yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim ini, pedagang yang dibina PPKL kebanyakan menggelar dagangan di sekitar Alun-alun Kota Probolinggo.

Mereka berjualan di bawah tenda-tenda yang tertata rapi, bersebelahan dengan tenda PKL yang disediakan Pemkot Probolinggo.

PPKL Kota Probolinggo ini tidak hanya berhasil menata PKL sehingga tidak mengganggu keindahan kota. Namun yang lebih penting, banyak warga kota yang taraf kesejahteraan ekonominya ikut terangkat.

Seperti yang disampaikan Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo H Nasution. Banyak di antara PKL sebelumnya berlatar belakang tukang becak, tukang tambal ban dan profesi yang banyak digeluti kalangan wong cilik lainnya.

“Alhamdulillah, banyak yang kesejahteraannya meningkat setelah menjadi pedagang dengan bantuan dan binaan kita,” ujar Nasutian,

Sementara, koordinator PPKL, Halim mengatakan, ada sekitar 3.000 lebih pedagang yang dibina PPKL. Mereka tersebar di titik-titik keramaian masyarakat di Kota Probolinggo.

Menurutnya, para pedagang merasa senang dengan adanya pembinaan dari PPKL. Sebab, mereka bisa berjualan dengan tenang sehingga bisa membantu kenyamanan dalam menjalankan usahanya.

Setelah berkeliling di seputaran Alun-alun Kota Probolinggo, Pak Kus bersama sang istri dan rombongan, menikmati makanan dan minuman berbuka di dekat gerbang masuk alun-alun. (goek)