Optimis Nambah Kemenangan di Pilkada 2020, PDIP Jatim Panaskan Mesin Partai

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur terus memanaskan mesin politiknya jelang Pilkada Serentak 2020. Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan kemenangan di 13 pilkada, dari 19 pilkada kabupaten/kota di Jatim.

Pada Pilkada serentak 2015 yang juga berlangsung di 19 kabupaten/kota, pasangan calon (paslon) yang diusung PDIP berhasil menang di 13 kabupaten/kota di Jatim.

“Sesuai target DPD Jatim, 13 kemenangan itu tidak boleh lepas dari pasangan calon PDI Perjuangan sebagaimana di 2015,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dr Sri Untari Bisowarno M.AP, saat memberi pengarahan pembukaan rapat koordinasi (rakor) tiga badan PDI Perjuangan Jatim secara virtual, Minggu (9/8/2020).

Baca juga: Selasa Depan, PDI Perjuangan Umumkan Paslon Gelombang III

Rakor dengan memperhatikan protokol kesehatan ini diikuti jajaran fungsionaris Badan Pemenangan Pemilu (BP Pemilu), Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN), dan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Jatim.

Meski menargetkan 13 kemenangan, tambah Untari, PDIP Jatim optimistis bisa menambah kemenangan di Pilkada 2020. Sebab, ada beberapa daerah lagi di mana PDI Perjuangan kans menangnya cukup besar.

Sampai hari ini, dari 19 kabupaten/kota, PDI Perjuangan telah menurunkan rekomendasi paslon kepala daerah/wakil kepala daerah di Sembilan kabupaten/kota.

“Dari 19 yang sudah dapat rekom 9 paslon. Selasa besok rencananya ada tiga paslon yang akan diumumkan DPP PDI Perjuangan,” ujarnya.

Sisanya, sebanyak 7 pasangan calon, lanjut Untari, masih terus digodok pengurus pusat. Politisi yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ini belum bisa memastikan kapan pengumuman paslon gelombang berikutnya.

“Maksimal waktunya Agustus minggu keempat. Karena DPP sudah menetapkan tanggal 4 September serentak seluruh Indonesia pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan harus daftar ke KPU di daerahnya masing-masing,” terang dia.

Untari menyebut, pertarungan pilkada kali ini cukup berat. Karena itu, dia minta mesin PDIP yang sebelumnya sudah teruji di lapangan, segera menyiapkan segalanya lebih matang.

“Semuanya cukup berat. Tapi kita bukanlah partai kemarin sore, yang tidak mengenal yang namanya lelah dan menderita. Justru dari kelelahan dan penderitaan itulah kita bisa memenangkan pertempuran-pertempuran pemilu,”  tandasnya. (goek)