oleh

Minta Pemerintah Ketatkan Protokol Covid, Puan: Kesehatan Masyarakat Lebih Penting!

JAKARTA – Ketua DPR Puan Maharani minta pemerintah mengevaluasi penanganan pandemi Covid-19 serta dampak-dampak yang mengikutinya. Dia menegaskan, kesehatan dan keselamatan masyarakat harus diutamakan dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Saat ini adalah saat krusial bagi pemerintah untuk bergotong royong bersama DPR RI untuk mengevaluasi. Kalau memang saat ini adalah waktu untuk kita menginjak rem, jangan mempercepat laju dari apa yang menjadi keinginan kita. Keselamatan dan kesehatan masyarakat lebih penting dari segala-galanya,” kata Puan, Selasa (1/9/2020).

Dia mendorong pemerintah agar mencermati kembali kebijakan yang telah dikeluarkan selama pandemi Covid-19 ini. Puan menegaskan bahwa perbaikan perekonomian nasional mesti diiringi dengan penyelamatan krisis kesehatan yang terjadi saat ini.

“Minta pemerintah mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat serta petugas medis, seiring dengan upaya memperbaiki kondisi perekonomian,” ucap dia. 

Puan pun minta pemerintah makin memasifkan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, kebijakan-kebijakan strategis pemerintah lainnya ditunggu dalam penanganan pandemi ini.

“Kami berharap pemerintah bisa melakukan hal strategis dalam mengatasi hal ini. Jangan membiarkan, jangan sepertinya tidak apa-apa. Sudah waktunya pemerintah mengetatkan protokol Covid-19 agar masyarakat kembali waspada, penting menjaga kesehatan diri, lingkungan, dan masyarakat,” ujar dia. 

“Kami juga berharap bantuan sosial untuk penanganan dampak Covid-19 terus dimaksimalkan penyalurannya,” lanjut Puan. 

Ketua DPP PDI Perjuaangan ini pun menyampaikan belasungkawa atas wafatnya 100 dokter akibat Covid-19.

“Kami mengucapkan bela sungkawa, atas gugurnya dokter yang menjadi pahlawan kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19. Pemerintah harus memikirkan langkah-langkah cepat agar ketersediaan dokter dan tenaga kesehatan tetap memadai dalam penanganan Covid 19,” tuturnya. (goek)

rekening gotong royong