Meriah, Proses Pendaftaran PDI Perjuangan ke KPU

JAKARTA – PDI Perjuangan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai partai calon peserta Pemilu 2019, Rabu (11/10/2017). Kader-kader PDIP tiba di kantor KPU di Jalan Imam Bonjol 29 pada pukul 13.54 WIB, setelah berjalan kaki dari Taman Suropati, Menteng.

Mereka berjalan beriringan dalam satu barisan seraya menggelar kirab budaya didahului paskibraka yang membawa Lambang Garuda dan bendera Merah Putih. Disusul pemain marching band dan para kader yang mengenakan pakaian adat dari seluruh Indonesia.

Di belakangnya, ada pengendarai sepeda ontel yang mengenakan pakaian pejuang, para pemain kesenian marawis dan tarian “Sisingaan”.

Posisi paling akhir adalah jajaran DPP PDI Perjuangan di bawah pimpinan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Jajaran DPP yang hadir antara lain Olly Dondokambey, Ahmad Basarah, dan Andreas Hugo Pareira. Pendaftaran PDIP diterima Ketua KPU Arief Budiman dan anggota KPU Evi Novida Ginting Manik.

Hasto mengatakan, bahwa proses pendaftaran PDIP ke KPU dilakukan dengan meriah dalam rangka menampilkan wajah politik yang berkebudayaan.

“Sesuai dengan jati diri parpol, kami menampilkan wajah politik bukan hanya wajah kekuasaan, tetapi juga wajah politik yang berkebudayaan. Sesuai harapan Bapak Presiden Jokowi, politik juga membawa kegembiraan bagi rakyat,” ujar Hasto, saat konferensi pers di lantai 2 kantor KPU.

Baca juga: Arak-arakan Bhineka Tunggal Ika Iringi Pendaftaran PDIP Surabaya ke KPU

Karena itu, lanjut Hasto, dalam proses pendaftaran, pihaknya menampilkan seluruh kebudayaan yang mewakili seluruh provinsi di Indonesia melalui pakaian daerah.

Kemudian, kata dia, PDIP juga menampilkan ekspresi kebudayaan dalam bentuk kesenian baik Jawa Barat, Jakarta, dan juga daerah lain.

“Penampilan Marawis, misalnya, itu juga mengekspresikan bagaimana cita-cita ketuhanan yang berkebudayaan. PDIP adalah partainya rakyat, kami partai yang lahir dari rakyat,” terang dia.

Hasto juga menegaskan, partainya akan memenuhi semua persyaratan dan tahapan-tahapan pemilu yang telah ditetapkan oleh KPU.

Tidak hanya di DPP, seluruh dewan pimpinan daerah (DPD) di tingkat provinsi, dewan pimpinan cabang tingkat kabupaten/kota juga melakukan pendaftaran secara serentak.

“Perlu kami sampaikan bahwa seluruh persyaratan yang diperlukan KPU sebagaimana termuat dalam Sipol kami penuhi dengan sebaik-baiknya. Seluruh jajaran PDI-P dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan serta bagaimana syarat terkait syarat pemenuhan keanggotaan telah kami penuhi dengan baik,” paparnya. (goek)