Menlu dan Menaker Diharap Beri Perlindungan Lebih kepada TKI

pdip jatim - jokowi umumkan kabinetJEDDAH – Ketua Perwakilan Luar Negeri (Perwalu) PDI Perjuangan Saudi Arabia Sharief Rachmat mengapresiasi dipilihnya Retno Marsudi sebagai Menteri Luar Negeri dan Hanif Dakhiri sebagai Menteri Tenaga Kerja. Pihaknya berharap kedua institusi bisa memberikan perlindungan maksimal kepada para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Apresiasi dan harapan diberikan kepada Kemenlu dan Kemenaker karena dua lembaga tersebut yang terkait dengan masalah TKI. “Semoga kedepan Kementerian terkait yang menyangkut WNI/TKI di luar negeri bisa saling bekerja sama, bukan sebaliknya seperti dahulu,” kata Sharief, sebagaimana rilis yang diterima Infokom PDI Perjuangan Jawa Timur, semalam.

Menurut Sharief, rekam jejak Retno Marsudi tidak diragukan, dan sepak terjangnya selama ini sebagai Dubes RI di Belanda, sudah dia dengar dari utusan Perwalu PDI Perjuangan Eropa saat berkunjung ke Saudi Arabia beberapa waktu lalu. Dia berharap menlu yang baru dapat mewujudkan visi misi Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang di antaranya negara harus hadir dan memberikan perlindungan kepada WNI/TKI saat menghadapi masalah.

“Disamping itu, beliau harus mempunyai keberanian melakukan reformasi birokrasi di tubuh Perwakilan RI di luar negeri (KBRI/KJRI) khususnya di negara yang menjadi tujuan TKI terbesar,” tegas Sharief.

Baca juga: Ini Kabinet Kerja Jokowi-JK

Meski sudah ada Kementerian Tenaga Kerja, tambah Sharief, kalau nanti ada Wakil Menteri Luar Negeri, dia berharap calon pejabatnya yang mempunyai rekam jejak dan paham permasalahan TKI.

Soal terpilihnya Hanif Dhakiri sebagai Menteri Tenaga Kerja, Sharief Rachmat yang juga aktivis TKI hanya memberikan komentar singkat. “Kita hormati keputusan presiden. Kita kawal dan kritisi,” katanya.

Hanif Dhakiri kelahiran Semarang, 7 Juni 1972 adalah politisi PKB yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB. Meski rekam jejaknya dalam seputar buruh dan TKI jarang terdengar, Hanif Dhakiri pernah menjabat sebagai staff khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat dijabat Erman Suparno yang juga politisi PKB.

Sedang Retno Marsudi adalah pejabat karir dari Kementerian Luar Negeri. Retno Marsudisaat ini menjabat Duta Besar KBRI di Kerajaan Belanda dan saat ini ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri dalam pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla. (pri)