“Menangkan Gus Ipul-Puti untuk Menjaga Marwah Bung Karno!”

SURABAYA – Wasekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengajak ribuan Soekarnois yang berasal dari 40 eksponen masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur, bersatu untuk memenangkan pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim 2018.

Ajakan ini disampaikan Basarah di depan ribuan massa Barisan Soekarnois, Nasionalis dan Marhaenis Jatim yang menghadiri acara temu kangen bersama Guntur Soekarnoputra, putra sulung Bung Karno di Convention Hall Grand City Surabaya, Jumat (11/5/2018).

Basarah menyebutkan, memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur merupakan tugas sejarah bagi kaum nasionalis. Karena, Bung Karno lahir, besar dan dimakamkan di Jawa Timur.

“Jangan sampai Mbak Puti kalah, karena itu sama saja kaum marhaen kehilangan legitimasi,” tandas Basarah. “Memenangkan Mbak Puti sama dengan menjaga marwah Bung Karno,” tegasnya.

Ketua Umum Persatuan Alumni GMNI tersebut mengatakan, momentum temu kangen ini merupakan penampilan pertama Guntur Soekarno di depan publik, dalam nuansa politik, sejak tahun 1975. Ini akibat depolitisasi keluarga Soekarno di era Orde Baru.

“Sejak tahun 1975, Putra Bung Karno ini tak berkiprah di dunia politik,” jelas politisi yang juga Wakil Ketua MPR ini.

Temu Kangen Barisan Soekarnois Jawa Timur dihadiri ribuan pencinta Bung Karno. Mereka terdiri dari 34 simpul organisasi yang berbasis nasionalis.

Mereka merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan nomor 2, Gus Ipul dan Mbak Puti, yang putri semata wayang Guntur, sekaligus cucu Bung Karno.

Di antara undangan, terlihat sejumlah tokoh. Seperti budayawan Eros Djarot, mantan anggota DPR Murdaya Po, Heri Ahmadi, Jati Kusumo, Palar Batubara, Ketua Keluarga Besar Marhaen (KBM) Jatim Hadi Pranoto serta pengurus DPD PDIP Jatim dan DPC PDIP Surabaya.

Sementara, dalam pidatonya, Cawagub Puti menceritakan peran ayahnya dalam menanamkan nasionalisme, juga tentang tekad dan ketulusan.

“Di masa kecil, saya sering diberi tugas membaca buku-buku ajaran Bung Karno. Seperti, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat, kemudian Bung Karno: Bapakku, Kawanku dan Guruku karya ayah saya (Guntur),” ujar Puti.

Dia menyebut, penugasannya sebagai Cawagub Jawa Timur dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, memiliki tujuan untuk menjaga Merah Putih, merawat kebangsaan, di Jawa Timur.

“Mari kita menangkan perjuangan ini untuk melanjutkan cita-cita pendiri bangsa kita, Bung Karno,” tandas Puti. (goek)