Memenangkan Pilkada Bawa Stabilitas Pemerintahan Jokowi

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

SURABAYA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, melalui pemilu kepala daerah (pilkada), PDI Perjuangan bertekad menempatkan kader-kader terbaiknya pada posisi strategis di pemerintahan daerah.

Menurut Hasto, pilkada serentak 9 Desember mendatang adalah momentum strategis bagi {DI Perjuangan. “Semakin banyak kemenangan yang kami persembahkan untuk rakyat, di situ akan membawa stabilitas politik lebih baik bagi pemerintahan Bapak Joko Widodo,” kata Hasto, usai acara pembukaan fit and proper test bakal calon kepala daerah-wakil kepala daerah di aula DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya, Sabtu (9/5/2015).

Pihaknya menyadari, kebijakan politik Presiden Jokowi tidak bisa serta-merta bersinergi dengan daerah, jika kepala daerahnya berasal dari partai lain. Jika pilkada di suatu daerah dimenangkan jago dari PDI Perjuangan, jelasnya, itu akan bisa memperkuat posisi politik Jokowi.

Fit and proper test diikuti 82 peserta dari 19 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak. Bakal calon kepala daerah yang mengikuti fit and proper test hari ini adalah mereka yang dijaring melalui pintu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan.

Tim penyaringan, jelas Hasto, membahas tiga aspek dalam fit and proper test bakal calon kepala daerah. “Tiga aspek yang akan dibahas dengan bakal calon kepala daerah terkait penyelenggaraan pemerintahan yang pro rakyat,” ujarnya.

Pertama, aspek tentang komitmen Dasa Prasetya PDI Perjuangan yang dirumuskan dari keberhasilan Kader PDI Perjuangan dalam menjalankan roda pemerintahan. Kedua, aspek-aspek praktis terkait skala prioritas program-program kerja yang dilakukan manakala yang bersangkutan direkomendasikan oleh DPP PDI Perjuangan.

Terakhir tentang pemahaman terhadap masyarakat yang dipimpinnya. “Bakal calon kepala daerah harus memiliki pemahaman terhadap setiap problematika dasar di setiap wilayah dan bagaimana mengatasi masalah-masalah itu,” kata Hasto. (pri)