Megawati Singgung Politisi Populis, Untari: Ini Instruksi, Harus Dilaksanakan!

JAKARTA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Dr. Sri Untari, menegaskan pidato Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan Rakernas pada Jumat (9/1/2020), merupakan intruksi yang harus dilaksanakan.

Menurut Untari, pesan Megawati agar politisi PDI Perjuangan tidak saja menjadi politisi yang populis, namun bekerja nyata untuk masyarakat, adalah sebagai kewajiban.

“Politisi tidak saja pandai pencitraan agar populer semata, tapi juga harus memiliki kemauan yang kuat untuk bekerja keras demi masyarakat,” kata Untari, Sabtu (11/1/2020).

Dia menegaskan, penjelasan ketua umum itu jelas-jelas melarang politisi yang hanya mengejar nama baik agar merasa populer semata.

“Intruksi Ibu Mega sangat jelas. Tidak boleh hanya cari popularitas semata, namun harus ada pekerjaan yang dilakukan secara konkret,” tandas perempuan yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ini.

Baca juga: Megawati Ingatkan Kader PDIP Tak Jadi Politisi Populis

Jika disampaikan seperti itu, lanjut Untari, terjadi di beberapa daerah baik yang menduduki jabatan legislatif maupun ekskutif. Pernyataan presiden ke-5, itu, menurut Untari harus menjadi bahan introspeksi diri, bagi seluruh kader PDIP, yang jadi kepala daerah di seluruh Indonesia.

“Jangan hanya pandai memainkan emosi rakyat, tapi tidak pernah turun ke lapangan untuk menyelesaikan permasalahan. Saat ini yang dibutuhkan adalah kerja, kerja dan kerja. Bukan hanya pencitraan semata, namun tidak ada keputusan politik yang dihasilkan. Pemimpin tidak hanya pintar memainkan kata-kata, namun mau turun ke bawah dan menyelesaikan masalah yang ada di dalam masyarakat,” beber Untari.

Karena itu, dia kembali menegaskan, jika pidato Megawati, merupakan hal yang sangat substantif agar tidak saja diikuti oleh para kader PDI Perjuangan, namun juga layak direnungkan oleh semua pemimpin bangsa.

“Pesan itu adalah pesan kebangsaan untuk semua politisi, apalagi menjelang pilkada. Kami ingin masyarakat bisa cerdas dalam memilih pemimpin, tidak hanya populis, namun juga memiliki kapasitas dan yang terpenting adalah mempunyai kemauan turun ke lapangan,” tandasnya.

Seperti diketahui, dalam pidatonya di pembukaan Rakernas, Megawati Soekarnoputri menegaskan kepada para kader, agar menyambut kemenangan elektoral partai dengan kerja nyata.

“Jangan berpolitik dengan cara-cara pragmatis, jangan jadi politisi populis yang hanya bisa mengobok-obok emosi rakyat tapi disisi lain tidak ada keputusan politik yang dihasilkan,” tutur Megawati. (set)