Mega Minta Risma Pantang Mundur

0203 - mega risma wisnuKETUA Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta Tri Rismaharini tidak mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya. Mega minta Risma terus bekerja untuk warga Kota Pahlawan.

Dalam jumpa pers di ruang VVIP Bandara Juanda Surabaya, Sabtu (1/3), Megawati mengungkapkan pesan yang sudah dia sampaikan kepada Risma. Yakni, sebagai pemimpin itu biasanya ada goyangan dan goncangan yang luar biasa.

“Kalau sudah memimpin, apalagi memimpinnya diterima masyarakat, teruskan saja. Pantang mundur, tetap tegar. Kalau tidak demikian, yang kasihan bukan siapa-siapa, tapi masyarakat, rakyat Surabaya sendiri. Jangan pikirkan yang lain-lain,” kata Megawati.

Baca juga: Megawati: Media Mainkan Isu PDI Perjuangan

Saat jumpa pers, Megawati didampingi Wakil Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Tri Rismaharini, dan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana. Acara itu digelar sebelum Megawati dan Jokowi mengisi acara kuliah umum di kampus Universitas Surabaya (Ubaya) di kawasan Kalirungkut.

Soal kabar mundurnya Risma sebagai Wali Kota Surabaya, Hasto Kristiyanto menegaskan, seluruh persoalan itu sudah diselesaikan secara musyawarah. Menurut Hasto, Risma siap melaksanakan arahan Megawati untuk tidak mengundurkan diri.

DPP PDI Perjuangan, lanjut Hasto, tetap mendukung sepenuhnya kepemimpinan Risma dan Whisnu di Surabaya. Penetapan Whisnu sebagai wawali, selain telah melalui tahapan sesuai ketentuan undang-undang, juga sudah ditetapkan DPP PDI Perjuangan sebagai partai pengusung pasangan Risma saat Pilwali Surabaya 2010.

“Tugas Whisnu sebagai wakil wali kota adalah membantu wali kota, dan melaksanakan seluruh garis kebijakan, dan keputusan yang diambil Wali Kota Surabaya,” ucap Hasto, yang membacakan pernyataan sikap PDI Perjuangan terkait isu mundurnya Risma. (pri)