Masinton Pasaribu: PDIP dan Presiden Jokowi Tetap Seiring Sejalan

image

JAKARTA – PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi tidak bisa dipisahkan, terutama dalam upaya mewujudkan Nawacita. Demikian ditegaskan anggota PDIP Masinton Pasaribu pada diskusi bertema Siapa Kena Reshuffle?” yang digelar di Resto Dapur Selera, Jalan Saharjo, Tebet, Jakarta, Minggu (5/7/2015).
Selain Masinton pembicara lainnya adalah pembicara lainnya adalah pengamat LIPI Karyono Wibowo dan pengamat ekonomi politik AEPI, Salamuddin Daeng.
“Tidak boleh PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi dipisahkan. PDI Perjuangan tetap mengawal skema nawacita,” kata Masinton membantah tudingan kalau PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi jalan sendiri-sendiri.
Sebab menurut Masinton, yang juga anggota Komisi III DPR, sejak awal PDI Perjuangan merancang konsep Nawacita yang disampaikan Jokowi dalam kampanye. Nawacita, ujarnya sebagai pintu masuk perubahan Indonesia menuju cita-cita bangsa berdaulat secara politik, berdikari bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.
“Jadi dalam konteks pemerintahan, PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi sejalan beriringan. Bahkan partai secara terus menerus memberikan masukan kepada Presiden,” kata Masinton yang juga Ketua Umum Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ini.
Kalau pun ada kritikan keras dari kader PDI Perjuangan terhadap kinerja pemerintahan, termasuk kepada Presiden Jokowi, hal itu menurut dia, tidak bisa diartikan PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi tak seiring jalan.
“Itu bagian dari pengawalan PDI Perjuangan,” demikian Masinton. [dem]
Sumber: rmol