oleh

Masih Pandemi, PDIP Jatim Imbau Tak Ada Arak-arakan Saat Pendaftaran Calon

-Berita Terkini-4 kali dibaca

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengimbau untuk tidak melakukan arak-arakan massa saat mendaftarkan pasangan calon kepala daerah/wakil kepala daerah yang diusung PDIP ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sudah menerbitkan surat tugas bahwa pengurus DPD itu masing-masing mendampingi sesuai daerah pemilihannya dengan menjaga protokol kesehatan, yakni tidak melakukan arak-arakan,” kata Kusnadi, Jumat (4/9/2020).

Politisi yang juga Ketua DPRD Provinsi Jatim ini menambahkan, selain menerbitkan surat imbauan, pihaknya juga menginstruksikan secara langsung. Hal ini dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Jadi tidak seperti tradisi yang dulu-dulu. Karena ini dalam kondisi pandemi, maka bagi yang berkepentingan saja yang ikut mendaftarkan ke KPU,” ujarnya.

Menurut Kusnadi, DPP PDI Perjuangan sudah memerintahkan 19 Kabupaten/Kota untuk mendaftarkan calon ke KPU masing-masing di hari pertama.

“Kenapa kok hari pertama, ini menunjukkan bahwa kami, PDI Perjuangan siap untuk menghadapi kontestasi 9 Desember yang akan datang,” jelas Kusnadi.

PDI Perjuangan bersama parpol koalisinya, bakal mendaftarkan calon yang diusung secara serentak pada Jumat (4/9/2020) hari ini.

“Insya Allah hingga saat ini 18 daerah sudah konfirmasi untuk mendaftar secara serentak, kecuali Pacitan,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari, kemarin.

Termasuk Surabaya, PDI Perjuangan akan mengantarkan calonnya ke KPU setempat. “Kami berangkat setelah Jumatan,” terang Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.

Sedangkan untuk Pacitan akan dilakukan di waktu lain. Saat ini sedang dalam pembahasan.

Daftar Pasangan Calon PDI Perjuangan se-Jawa Timur:

1. Hanindhito Pramono – Dewi Maria Ulfa (Kabupaten Kediri)

2. Rijanto – Marhaenis (Kab Blitar)

3. Santoso – Tjutjuk Sunaryo (Kota Blitar)

4. Pungkasiadi – Titik Masudah (Kabupaten Mojokerto)

5. M. Nur Arifin – Syah Natanegara  (Kabupaten Trenggalek)

6. Raharto Teno – M. Hasjim Ashari

(Kota Pasuruan)

7.Ony Anwar – Dwi Rianto Jatmiko (Ngawi)

8. Sanusi – Didik Gatot Subroto (Kabupaten Malang)

9. Achmad Fauzi – Dewi Khalifah (Sumenep)

10. Ipuk Fiestiandani – Sugirah (Banyuwangi)

11. Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Gresik)

12. Sugiri Sancoko dan Lisdyarita (Ponorogo)

13. Setiajit – RM Armaya Mangkunegara (Tuban)

14. Kartika Hidayati dan Sa’im (Lamongan)

15. Eri Cahyadi – Armuji (Surabaya)

16. Kelana Aprilianto – Dwi Astuti (Sidoarjo)

17. Abdussalam-Ifan Ariadna (Jember)

18. Karna Suswandi – Khoirani (Situbondo). (goek)

rekening gotong royong