Ma’ruf Amin Siap Jawab Serangan Saat Debat dengan Fakta dan Data

JAKARTA — Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Ma’ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan calon wakil presiden nomor 01 Ma’ruf Amin sudah siap menghadapi debat ketiga, termasuk jika mendapat serangan. 

Erick memastikan, apabila mendapat serangan dari cawapres nomor urut 02, Ma’ruf akan menjawabnya dengan fakta dan data.

“Apa pun yang kubu sebelah akan menyerang kami, ya kami harus jawab. Dan kami pasti jawabnya pakai fakta dan data, tidak berasumsi. Kadang kalau kita berasumsi kan kasihan rakyatnya,” ujar Erick di kediaman Ma’ruf, Jalan Situbondo, Jumat (15/3/2019).

Erick mendatangi rumah Ma’ruf untuk membahas persiapan debat. Persiapan semakin intens karena debat ketiga akan dilaksanakan tiga hari lagi. “Kami pastikan simulasinya berjalan baik. Ya tentu kami harapkan bisa maksimal,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima menyebut Cawapres Ma’ruf Amin tidak menemui kesulitan soal pemahaman tema debat ketiga.

Hal itu didasari karena Ma’ruf Amin yang dikenal sebagai ulama dan Kiai sudah familiar dengan isu kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan sosial budaya.

“Kalau mengenai konten beliau ini sebagai ulama dan sebagai Kiai sudah terbiasa dengan hal kesehatan, tenaga kerja, sosial budaya, juga pendidikan,” kata Aria.

Hanya saja, yang jadi pembeda adalah Ma’ruf akan menjelaskan gagasannya dalam gelaran debat, dimana seluruh masyarakat Indonesia alias para pemilih Pemilu 2019 dipastikan menyaksikannya.

Soal gaya penyampaian Ma’ruf nanti, Aria menyebut cawapres 02 itu tidak akan meninggalkan keulamaan yang melekat padanya. Bahkan, kemungkinan besar Ma’ruf juga tetap pada gaya karakter seorang Kiai yakni tausiah dan penggunaan ayat-ayat kitab suci Al-Quran dan Hadis.

“Dia kan ulama. Itu (penggunaan ayat) melekat. Hanya ini kan debat, pak Kiai ini suka terbiasa tausiah. Beliau harus bagaimana keulamaannya tetap ditonjolkan dan beliau sadar betul ini adalah kontestasi capres-cawapres,” ungkapn

Debat ketiga pilpres akan diselenggarakan pada Minggu (17/3/2019). Tema debat ketiga adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Debat ketiga pilpres akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, oleh Trans 7, Trans TV, dan CNN Indonesia TV. (goek)