“Loyalitas Kader Kita Tak Bisa Disamai Kader Parpol Lain”

pdip jatim - tes tulis pac ngawiNGAWI – Militansi dan loyalitas kader PDI Perjuangan di Ngawi tidak diragukan, dan tidak bisa disamai kader parpol lain. Penegasan itu disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Kamis (8/1/2014).

“Pada prinsipnya, loyalitas dan militansi kader PDI Perjuangan di Ngawi sudah terbangun. Terbukti, saat pemilu legislatif (pileg) selalu menang, juga saat pilpres 2014, Joko Widodo menang di Ngawi,” kata Dwi Rianto Jatmiko, di acara tes tulis bakal calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ngawi di aula kantor DPC, kemarin.

Oleh karena selalu jadi partai pemenang di Ngawi, lanjutnya, PDI Perjuangan sudah terbiasa dengan posisi sebagai partai pemerintah. Namun di level nasional, sebut Dwi Rianto, kader PDI Perjuangan seperti mendapat ujian dari sebelumnya sebagai ‘oposisi’ sekarang jadi partai pemerintah.

“Tapi suksesnya Jokowi sebagai presiden akan mendorong suksesnya kita di Pilkada Ngawi 2015 dan pemilu 2019,” ujar politisi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Ngawi itu.

Dia menambahkan, tes tulis bagi bakal calon Ketua PAC sebagai titik awal bagi PDI Perjuangan menjadi partai yang lebih solid dan maju untuk menyongsong kemenangan pemilu. Menurutnya, tes tulis ini sebagai mekanisme yang baru dalam konsolidasi PDI Perjuangan.

“Ini bentuk peran kita sebagai pengurus PDI Perjuangan melaksanakan konsolidasi lima tahunan yang diawali rapat-rapat ranting¸rapat PAC dan rapat DPC,” terangnya.

Pembukaan tes tulis dihadir Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nawi, Ir Budi Sulistyono. Hadir juga Handaru, petugas monev dari DPP PDI Perjuangan. (pri)