Legislator DPR Sosialisasikan Program Sertifikasi Tanah kepada Pendeta Blitar

BLITAR – Setelah beberapa kali menerima keluhan para pendeta di Blitar terkait sulitnya mengurus sertifikat tanah rumah ibadah, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Eva Sundari berinisiatif menyelenggarakan sosialisasi tentang program sertifikasi tanah bagi mereka.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu 20 Maret 2019 lalu di GKB Elshadai Gondanglegi, Sutojayan, Kecamatan Lodoyo, Kabupaten Blitar.

“Tugas saya menampung, merespon aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi dari permasalahan yang ada. Alhamdulillah, ketika saya kontak pihak Kementerian BPN mereka sangat tanggap dan bersedia hadir, sehingga terwujudlah pertemuan ini,” jelas Eva menceritakan kronologi pertemuan, kemarin.

Sosialisasi yang diikuti 120 pendeta tersebut mengundang Kepala BPN Kabupaten Blitar, Masduki yang memaparkan Program Percepatan Pendaftaran Tanah Secara Lengkap (PTSL) yang dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.

PTSL adalah Program Prioritas Nasional yang meliputi proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

“Melalui program ini, pemerintah ingin memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat baik individu maupun kelompok,” jelas Masduki.

Presiden Jokowi menargetkan penyelesaian sertifikasi tanah seluas 79 juta ha hingga tahun 2024.

Sebagian peserta menyatakan kelegaan atas terobosan inovatif dari pemerintah ini yang dijamin murah, mudah dan efisien sebagai perbaikan atas proses sebelumnya.

“Terpompa semangat kita oleh PTSL ini dan mari kita kembali mengurus sertifikat tanah dan aset lainnya milik gereja,” kata Sabar Sitompul Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Blitar. Sosialisasi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt Yohanes Thomas, pimpinan Gereja El Shadai, yang juga tuan rumah pertemuan tersebut. (guh)