Legislator Apresiasi Raperda RDTRK

SAMSUNG CAMERA PICTURESSURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengapresiasi pemerintah kota soal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK). Sebab keberadaan RDTRK usulan Pemkot Surabaya itu akan sangat membantu dalam hal pengawasan rencana kota.

“Kami mendorong Raperda RDTRK segera bisa disahkan, karena keberadaannya sangat dibutuhkan dan isinya lebih detil. Sehingga nantinya sangat membantu dalam hal pengawasan tata ruang kota,” kata Syaifuddin Zuhri, kemarin.

Menurut pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut, inovasi itu dianggap akan lebih membantu sistem pengawasan. Juga diharapkan memberi kepastian kepada para investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Surabaya.

Sementara, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya akan lebih bisa memberikan kepastian kepada investor. Sekaligus memudahkan pengawasan karena isinya lebih detail.

“Tapi kami baru bisa mengerjakan jika Perdanya disahkan. Saat ini posisinya sudah masuk dalam agenda Prolegda di DPRD,” ungkap Eri Cahyadi, kepada wartawan.

Dia menambahkan, Perda RTRW masih diperlukan detil, yakni RDTRK karena isinya masih bisa menimbulkan multi tafsir bahkan membuat rancu. “Contohnya, tidak semua yang berwarna kuning itu hanya untuk perumahan, karena di dalamnya juga ada yang berwarna lain, termasuk hijau, bisa untuk hotel atau RTH. Ini akan dijelaskan di RDTRK,” jelas Eri.

Untuk mengawasi wilayah di pesisir pantai Surabaya, pihaknya sangat membutuhkan alat foto udara dengan akurasi yang bagus agar bisa mengawasi kondisi sekitar pantai secara periodik dan permanen.

“Kami sangat membutuhkan alat untuk data foto udara yang akurasinya bagus dan detil, seperti drone, agar seluruh perubahan yang terjadi di kawasan pinggir pantai bisa terpantau. Tapi karena pengadaan alatnya sangat mahal, maka masih harus dibicarakan kembali,” ungkapnya.

Menanggapi soal pengadaan drone, Syaifuddin mengatakan jika pihaknya sangat sepakat dan diharapkan segera diusulkan dalam PAK tahun ini. Menurutnya, hasil foto udara dengan menggunakan alat seperti drone itu sangat vital.

“Kami sepakat agar alat itu segera diadakan, karena menurut kami sanga membantu. Kalau bisa masukkan saja usulannya di PAK tahun ini, kami akan memback up,” ucapnya. (goek/*)