“Lebaran Tak Sekadar Jabat Tangan, Tapi Bergandengan Tangan”

image

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini menggelar silaturahim bersama warga yang dikemas dalam “open house” di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam setelah pelaksanaan Salat Idul Fitri 1436 Hijriah, Jumat (17/7/2015). Tamu pertama yang diterima kader PDI Perjuangan ini adalah Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang didampingi kedua anaknya.

Didampingi suami dan kedua anaknya, Risma menyalami Whisnu. Bahkan pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Surabaya 2015 ini menyempatkan foto bersama keluarga.

Di momen hari suci umat Islam ini, Risma menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan atas nama pemerintahan kota kepada warga Kota Pahlawan. “Saya atas nama pribadi dan pemerintah kota meminta maaf apabila selama memberikan pelayanan kurang memuaskan maupun dalam bertutur kata,” kata Risma.

Menurut dia, momen Idul Fitri bukan sekadar jabat tangan, tapi dalam arti sesungguhnya yaitu bergandengan tangan bersama-sama seluruh masyarakat Surabaya. Dia juga mengajak warga bersama-sama menyiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang tidak lama lagi bakal bergulir.

Risma berharap warga Surabaya menambah semangat gotong royong dan bergandengan tangan menghadapi era globalisasi. “Insya Allah kalau terus dilakukan tanpa mengeluh, tidak lengah dan tak putus asa maka yang menjadi pemenangnya adalah warga Surabaya,” katanya.

Selama Ramadan, Risma mengaku mendapat banyak pelajaran pengalaman luar biasa, khususnya di bidang pemerintahan. Dia mencontohkan ujian yang sangat berat seperti ketika mengurusi adminitrasi pembebasan jalur frontage road, jalan lingkar luar barat dan timur dan sebagainya.

Selain warga, open house di rumah dinas wali kota dihadiri kerabat, jajaran SKPD, tokoh masyarakat, dan elemen lain. Mereka disuguhi menu-menu makanan khas Surabaya. (goek/*)