Kusnadi: Pers Pengawal Arah Perjalanan Berbangsa dan Bernegara

SURABAYA – “Selamat Hari Pers Nasional kepada semua insan pers, khususnya di Jawa Timur,” kata Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi SH MHum.

Ucapan selamat itu dia sampaikan terkait momen Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2020.

Kusnadi menyampaikan bahwa insan pers untuk kesekian kalinya membuktikan sebagai salah satu pilar demokrasi sekaligus pengawal arah perjalanan berbangsa dan bernegara Indonesia.

Kemerdekaan pers, kata Kusnadi, seperti tertuang dalam UU No 40/1999 tentang Pers sebagai buah dari reformasi, betul-betul diterapkan kalangan jurnalis dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Kemerdekaan yang di dalamnya terdapat tanggung jawab sebagai bagian dari elemen bangsa dan negara, bukan kebebasan mutlak individu yang lepas dari realita kehidupan sosial bermasyarakat,” kata Kusnadi.

Menurut Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini, kemerdekaan pers sebagai wujud kedaulatan rakyat, adalah genetika pers negeri ini seperti halnya terlihat dari fakta-fakta sejarah.

Dia mencontohkan, para tokoh-tokoh pendiri bangsa, Bung Karno misalnya, menggunakan ketajaman penanya dengan membuat ratusan tulisan, bahkan membuat beberapa media, untuk mengawal kedaulatan rakyat dalam melawan imperialisme yang mencengkeram negeri ini.

“Fungsi pers untuk mendidik rakyat demi tercapainya kemerdekaan, didaya-upayakan sekuat tenaga pada saat itu oleh para pendiri bangsa,” terangnya.

Kemerdekaan pers yang demikian itu juga ditegaskan Bung Karno sebagai berikut: “Massa aksi zonder (tanpa) kursus-kursus, brosur-brosur, dan surat kabar, adalah massa aksi yang tidak hidup dan tidak bernyawa.”

Dan pada peringatan HPN tahun 2020, Kusnadi melihat bagaimana insan pers turut mengawal perjalanan berbangsa dan bernegara dengan mengusung tema “Pers menggelorakan Kalimantan Selatan sebagai gerbang ibu kota negara.” (goek)