Kusnadi: Kader PDI Perjuangan Harus Pimpin Bondowoso

BONDOWOSO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi SH MHum mengajak kader PDI Perjuangan Bondowoso untuk memenangkan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Bondowoso tahun 2018.

“Kader PDI Perjuangan Bondowoso kami harapkan menjadi bupati. Atau setidak-tidaknya wakil bupati Bondowoso,” kata Kusnadi dalam pidatonya pada acara halal bi halal dan konsolidasi internal partai di gedung pertemuan kawasan alun-alun Bondowoso, Minggu (16/7/2017).

Merebut kemenangan pilkada untuk mengantarkan kader PDIP sebagai Bupati atau Wakil Bupati Bondowoso, kata Kusnadi, adalah sebagai upaya dari PDI Perjuangan untuk membangun daerah dan masyarakat Bondowoso.

Apalagi Bondowoso termasuk salah satu kabupaten yang miskin di Jawa Timur.

Sebelumnya, Ketua DPC H Irwan Bachtiar Rachmad dalam laporannya mengatakan, suara dan raihan kursi parlemen PDI Perjuangan sejak zaman orba sampai sekarang terus meningkat.

Tahun 1999 meraih 1 kursi; lalu 2004 2 kursi; 2009 5 kursi; dan tahun 2014 menjadi 8 kursi. “Tahun 2019 kami bertekad untuk biaa meraih 14 atau minimal 12 kursi,” kata Irwan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam pengarahannya mengatakan, agar semakin banyak kemenangan-kemenangan yang diraih PDI Perjuangan dalam pemilihan kepala daerah tahun 2018.

“Ini untuk terwujudnya percepatan konsolidasi pembangunan secara nasional,” kata Hasto Kristiyanto.

Halal bi halal dan konsolidasi dihadiri seribuan undangan. Dari struktural partai, dari DPC sampai struktur Ranting di 219 desa, badan dan sayap partai. Pengurus DPC sekitar juga turut hadir di antaranya dari Banyuwangi, Jember, dan Situbondo.

Pihak DPC juga mengundang unsur luar partai. Di antaranya para kiai dan ustad, ibu-ibu pengajian dan tokoh masyarakat dan dari forum guru honorer. (hs)