oleh

Kusnadi: Baguna jadi Alat Mengabdi kepada Masyarakat

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengajak para pengurus dan anggota Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) menjadikan lembaganya sebagai sarana untuk mengabdi kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Jadikan Baguna sebagai tools, atau sebagai alat bagi Partai ini untuk bagaimana kita mampu mengabdikan diri kita kepada masyarakat yang sedang dalam kondisi susah akibat adanya bencana,” kata Kusnadi.

Baca juga: Songsong New Normal, Baguna PDIP Jatim Bagikan Face Shield ke PKL Surabaya

Pesan ini disampaikan Kusnadi, saat memberikan arahan dalam pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Baguna PDIP Jatim. Rakor di aula kantor DPD PDI Perjuangan Jatim di Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya ini diikuti seluruh pengurus Baguna dari DPC PDIP kabupaten/kota se-Jatim.

Menurut Kusnadi, dari rakor, para peserta di antaranya diharapkan lebih memahami masalah kebencanaan, dan juga keterampilan dalam penanganan masalah bencana.

“Karena itu, keterampilan atau pemahaman-pemahaman dari acara ini, bisa dijadikan tools untuk mengaktualisasikan pengabdian kita,” urainya.

Pria yang juga Ketua DPRD Provinsi Jatim ini menyebut, untuk bisa mengabdikan diri kepada masyarakat, harus ada kesungguhan. Hal itu bisa dilakukan jika di antara kader, khususnya yang menjadi relawan Baguna, punya satu pikiran, atau perasaan untuk bersama-sama membantu masyarakat.

Di masa pandemi Covid-19 yang masih belum mereda, Kusnadi juga minta para relawan Baguna Jatim yang dipimpin SW Nugroho ini untuk terus mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan.

Yakni selalu menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak, dan cuci tangan di air mengalir menggunakan sabun. Apalagi, sebutnya, Covid-19 belum ada obatnya.

“Berikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa obat yang paling mujarab untuk menyelesaikan pandemi Covid 19 ini hanya satu, disiplin. Cuma itu,” tandas Kusnadi.

Rakor Baguna ini dibuka secara virtual oleh Wakil Sekjen DPP PDIP sekaligus Kepala Baguna Pusat Sadarestuwati. Rapat yang menerapkan protokol kesehatan ini juga menghadirkan narasumber dari Basarnas Surabaya. (goek)

rekening gotong royong