oleh

Kusnadi Ajak Kader PDIP Jaga Kepercayaan Masyarakat

-Berita Terkini-2 kali dibaca

PROBOLINGGO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi mengatakan, kepercayaan masyarakat kepada PDIP semakin hari semakin meningkat.

Hal ini sesuai hasil survei yang digelar PDI Perjuangan Jatim di semua kabupaten/kota, termasuk di Kota Probolinggo, awal tahun ini.

“Kami di  DPD PDI Perjuangan Jatim berterima kasih kepada Anda semua, karena akhir-akhir ini kepercayaan masyarakat terhadap PDIP di Kota Probolinggo, semakin hari juga makin meningkat,” kata Kusnadi, saat di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Sabtu (17/6/2017) malam.

Di depan pengurus PDIP setempat mulai anak ranting, ranting, hingga pengurus anak cabang (PAC), Kusnadi mengajak mereka agar tetap mempertahankan kondisi ini. Bahkan, pihaknya bersyukur kalau bisa ditingkatkan lagi.

Menurutnya, ada beberapa upaya untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap PDIP. Satu di antaranya menyediakan kantor Partai yang selalu terbuka untuk menerima apapun keluhan masyarakat.

Pak Kus, sapaan akrab politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim ini menyebutkan, orang akan merasa berterima kasih jika keluh kesahnya didengarkan.

“Karena itu, kita harus membuka diri, agar masyarakat bisa dengan mudah bertemu dengan kita, berkomunikasi dengan kita,” ajak dia.

Karena pada hakekatnya, tambah Pak Kus, partai itu ada, tidak lain adalah untuk turut serta membantu menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Kalau kemudian tidak mampu menyelesaikan persoalan masyarakat, setidaknya mampu mendampingi persoalan-persoalan yang sedang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengajak kader PDIP tetap menjaga situasi kondusif di Kota Probolinggo, khususnya di internal PDI Perjuangan setempat.

Apalagi, tambah Pak Kus, pada 27 Juni 2018 mendatang, akan digelar pilkada di Kota Probolinggo. Dia minta para kader dan pengurus Partai tetap mempertahankan kepemimpinan PDI Perjuangan di Kota Probolinggo.

Sebab, dalam 15 tahun terakhir ini, kepala daerah maupun wakilnya di Kota Probolinggo, dipegang kader PDI Perjuangan. “Rasanya berdosa kalau kemudian kita di 2018 tidak bisa mempertahankan kepemimpinan di Kota Probolinggo,” tuturnya. (goek)

rekening gotong royong