oleh

Kusnadi Ajak Berkompetisi Pilkada Secara Gentle

-Berita Terkini-10 kali dibaca

BANYUWANGI – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi menegaskan, kampanye hitam (black campaign) yang marak dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sebagai tindakan tidak gentle.

Kusnadi menyebut, praktik kampanye menyimpang ini merupakan wujud demorasi yang tercederai.

“Setiap orang pasti punya kekurangan. Ayolah kita semua ini mendukung calon pemimpin masing-masing. Marilah dalam berkontestasi ini, berkompetisilah secara fair, secara gentle,” kata Kusnadi kepada wartawan, kemarin.

Disebutkan Kusnadi, salah satu kampanye hitam terjadi di Banyuwangi. Selain itu ada beberapa kasus kampanye hitam yang terjadi kepada paslon yang diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020.

Seharusnya, tambah dia, dalam proses mencari calon pemimpin sebaiknya melalui proses yang sehat. Apabila dalam berkompetisi menggunakan cara-cara yang kotor, Kusnadi menilai bahwa hal ini sama saja dengan mengajari masyarakat dengan hal-hal yang kurang baik.

“Pemilihan ini kan proses mencari calon pemimpin yang baik, jadi caranya juga harus baik. Sudahlah, tinggalkan cara-cara kurang baik. Lakukan pendekatan yang baik kepada masyarakat tanpa harus menjelek-jelekkan orang lain,” kata politisi yang juga Ketua DPRD Provinsi Jatim ini.

Dia menyebut, bahwa kampanye adalah ajang untuk menonjolkan pasangan calon kepala daerah masing-masing. Bukan malah menjadi ajang untuk saling membunuh karakter.

Sebelumnya, Kusnadi mengunjungi DPC PDIP Kabupaten Banyuwangi terkait persiapan menghadapil pilkada setempat. Untuk Pilbup Banyuwangi, pihaknya optimistis akan meraih kemenangan.

Kusnadi pun tetap mengajak kader-kader PDIP setempat untuk turut aktif berkampanye memenangkan pasangan Ipuk Fiestiandani-H Sugirah di Pilkada Banyuwangi 2020.

“Soal urusan berapa persen kemenangan itu biar jadi target DPC. Kalau kami di DPD, intinya setiap calon dari PDI Perjuangan harus menang. Namun harus menggunakan cara yang baik dan tidak ‘membunuh’ lawan,” tegasnya. (goek)

rekening gotong royong