Kurangi Pengangguran, Eri Fokus Kembangkan Ekonomi Berbasis Kampung

SURABAYA – Calon Wali Kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan Eri Cahyadi punya mimpi besar untuk membangun Kota Pahlawan.

Sejak menjabat Kepala Bappeko, cawali yang berpasangan dengan Cawawali Armuji di Pilkada Surabaya 2020 ini memiliki keinginan tinggi untuk membawa Kota Surabaya menjadi lebih baik.

Di antaranya dengan mengupayakan keterlibatan warga dalam setiap kemajuan kota.

“Saya ingin pengangguran tak lagi ada di Surabaya. Investasi yang masuk harapannya bisa membuat warga Surabaya terdorong ekonominya, lebih sejahtera, dan makmur, itu mimpi saya sejak lama,” kata Eri, Sabtu (26/9/2020).

Dia menyebut, membangun sebuah kota yang ideal dan nyaman bagi setiap warganya membutuhkan waktu yang lama. Karenanya, dibutuhkan komitmen untuk melanjutkan program-program unggulan dari pemerintahan sebelumnya.

Dalam konteks Kota Surabaya, Eri berkomitmen untuk melanjutkan apa yang telah dicapai pendahulunya yakni Tri Rismaharini hingga Bambang DH.

“Membangun Surabaya tidak bisa hanya lima tahun sepuluh tahun tapi harus berkelanjutan. Kita tahu bahwa Surabaya sudah menjadi kota yang maju dan berkembang sejak era Pak Bambang DH, bahkan kian spektakuler di bawah kepemimpinan Bu Risma, maka bagaimana kita bisa melanjutkan itu dengan terus berinovasi,” ujarnya.

Dia pun bertekad untuk melanjutkan pemerataan pembangunan di Kota Surabaya. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi warga yang merasa terpinggir dari pesatnya kemajuan pembangunan kota.

Pemerataan pembangunan itu akan dilakukan dengan melanjutkan pembangunan infrastruktur di berbagai penjuru Kota Surabaya yang telah dilakukan Wali Kota Tri Rismaharini.

“Pembangunan akan merata. Tak ada lagi kawasan pinggiran. Semua warga berhak untuk sejahtera bersama pesatnya pembangunan Surabaya. Tidak akan ada warga yang ketinggalan pembangunan,” kata Eri.

Lebih lanjut Eri menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur juga dilakukan agar mobilitas warga ke pusat-pusat ekonomi menjadi lebih mudah. Dengan begitu roda ekonomi warga bisa berputar lebih kencang.

“Setelah infrastruktur, kita akan bersama-sama melanjutkan program yang telah lama menjadi fokus saya yakni mengurangi kemiskinan dan pengangguran dengan pengembangan ekonomi berbasis kampung,” terangnya. (goek)