oleh

Ketua PDIP Surabaya: Kerja-kerja Baguna, Jadi Bagian dari Kerja-kerja Partai

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengajak kader-kader Partai di Kota Pahlawan untuk membantu warga yang kesusahan, seperti saat terjadi bencana.

Imbauan ini, sebut Adi, sesuai dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang tidak pernah bosan-bosannya mengingatkan para kadernya untuk selalu membantu rakyat. “Selalu menangis dan tertawa bersama rakyat,” kata Adi Sutarwijono, kemarin.

PDI Perjuangan Surabaya, sebut Awi, sapaan akrabnya, memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) yang terus melaksanakan tugasnya membantu warga yang terkena musibah bencana.

Kerja-kerja Baguna ini, sebut Awi, menjadi bagian dari kerja-kerja partai. “Berkoordinasi dengan jajaran pengurus tingkat PAC, Ranting, dan Anak Ranting. Seluruh kader PDI Perjuangan di Surabaya solid bergerak untuk rakyat,” ujarnya.

Dia mencontohkan Baguna Surabaya telah bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban kebakaran tujuh rumah di Jalan Tambak Asri Bunga Rampai 5, RW 06, Morokrembangan, yang terjadi pada Jumat (25/7/2020) malam.

Kebakaran itu diduga dipicu oleh hubungan listrik arus pendek dari sebuah rumah. “Baguna langsung turun ke lokasi pengungsian di Kelurahan Morokrembangan,” ungkapnya.

Kepala Baguna DPC PDIP Surabaya Agatha Retnosari menambahkan bantuan yang diberikan berupa peralatan kebutuhan pribadi seperti sabun, sampo, pasta gigi, sikat gigi, susu, dan pembalut.

Menurutnya, dalam setiap bencana, perempuan dan anak merupakan kelompok paling rentan. Seringkali kebutuhan mendasar mereka terlupakan, seperti pembalut, misalnya.

“Karena itu, kami juga memberikan barang-barang yang menjadi kebutuhan mereka,” terang Agatha.

Sedang Sekretaris Baguna Surabaya Budi Leksono mengapresiasi Pemkot Surabaya yang dengan sigap turun ke lapangan dan memberikan bantuan kepada para korban.

Menurut Budi, gotong royong seluruh elemen ini akan membantu meringankan beban penderitaan warga. Berbagai aksi gotong royong terus digalang sebagai wujud kerja riil untuk rakyat.

“Sejak Maret 2020 saat Covid-19 masuk Indonesia pun kami sudah bergerak membantu berbagai kebutuhan pokok warga Surabaya,” ujar anggota DPRD Surabaya ini. (goek)

rekening gotong royong