oleh

Keberhasilan BDH dan Risma Lecut Eri-Armuji Bangun Surabaya Lebih Baik Lagi

-Berita Terkini-6 kali dibaca

SURABAYA – Eri Cahyadi tak menyangka akan mendapatkan kepercayaan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk maju menjadi calon wali kota (Cawali) dalam Pilkada Surabaya 2020. Baginya, ini merupakan sebuah kehormatan untuk bisa mendapat amanah tersebut.

“Untuk itu, kami akan bekerja menjadi lebih baik lagi. Bekerja dengan hati nurani, bekerja untuk wong cilik, seperti yang sudah dilakukan pemimpin-pemimpin kota Surabaya sebelumnya sejak era Pak Bambang DH dan Ibu Risma,” kata Eri, Rabu (2/9/2020).

Dia menyebut, apa yang telah dilakukan Bambang DH (BDH) dan Risma untuk Surabaya adalah perjuangan untuk wong cilik. Seperti program permakanan, posyandu, kader lingkungan dan lainnya adalah sumbangsih dari seluruh warga kota Surabaya.

Baca juga: Eri-Armuji Deklarasi di Taman Harmoni, Ini Maknanya

“Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembangunan semuanya adalah berbasis untuk kepentingan wong cilik. Insya Allah dengan pembangunan yang sudah dicontohkan sejak masa Pak Bambang DH sampai dengan Ibu Risma ini akan kita lanjutkan untuk menjadi Surabaya lebih maju lagi, lebih makmur lagi,” ujarnya.

Dalam membangun Surabaya, lanjutnya, tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja, melainkan bekerja secara gotong royong. Oleh karena itu ia dan Armuji memohon doa restu kepada semua elemen masyarakat Kota Pahlawan.

“Bismilahirahmanirahim, kita bersama-sama membuat Surabaya terus menjadi rumah yang besar, yang ramah untuk seluruh warganya dengan keadilan dan kesejahteraan,” ucapnya.

Di masa pandemi ini, Eri mengatakan, bukan berarti Pemerintah Kota Surabaya hanya diam, melainkan selalu berjuang sampai dengan perubahan dari masa pandemi yang susah, hingga saat ini berangsur-angsur menjadi lebih baik lagi. Untuk itu, kedepannya ia berencana bagaimana menanggulangi kesehatan terkait dengan pandemi dan pemulihan ekonomi. 

“Jangan sampai dengan pandemi ini yang namanya kegiatan pro wong cilik terkait permakanan itu diberhentikan, tidak. Tapi kita tetap harus lanjutkan lagi karena itu kami sudah berjanji, saya dan Pak Armuji mengatakan bahwa Surabaya tidak boleh lagi mundur, tapi Surabaya harus terus berbenah, terus maju dan yang pasti Surabaya membangun untuk wong cilik,” imbuhnya.

Baginya, bayang-bayang kesuksesan Bambang DH dan Tri Rismaharini dalam membangun kota menjadi pelecut semangat untuk membangun kota Surabaya lebih baik lagi. 

“Ketika ada contoh yang baik, bukan berarti kita harus mundur, tapi bagaimana kita bisa menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Armuji mengatakan, Surabaya merupakan kota yang penuh perjuangan. Dimana dikota inilah Bung Karno dilahirkan, pada saat orde baru Megawati juga mendeklarasikan dirinya sebagai Ketua Umum Partai di Surabaya, serta keberhasilan kota yang dipimpin Rismaharini menjadikan Surabaya sebagai percontohan untuk kota lain bahkan dunia internasional.

“Oleh karena itulah, kesinambungan yang sekarang ini dikerjakan oleh Bu Risma dan Pak Eri sebagai perencanaan kotanya, ini harus tetap berkesinambungan, harus tetap berlangsung,” ujar Armuji.

Terkait dengan status Armuji sebagai anggota DPRD Jatim, ia mengatakan, secara otomatis semenjak dirinya ditetapkan menjadi calon, maka saat itu ia harus melepas posisinya sebagai anggota DPRD Jatim. 

Sedangkan Eri Cahyadi yang merupakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) juga telah menyerahkan surat pengunduran dirinya ke Wali Kota Tri Rismaharini dan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya pada Rabu (2/9/2020).

Sehingga mulai hari ini ia tidak lagi berkantor di Pemkot Surabaya dan sebagai Kepala Bappeko Surabaya.

Eri juga menegaskan, saat dirinya dicalonkan sebagai calon wali kota Surabaya oleh PDI Perjuangan, itu artinya ia sudah menjadi bagian dari PDI Perjuangan.

“Setelah saya dicalonkan sebagai calon wali kota Surabaya, saya sudah menjadi bagian dari keluarga PDI Perjuangan,” pungkasnya. (dha)

rekening gotong royong