Kawal Hingga Saat Coblosan, Barisan Soekarnois Kerahkan Pemuda

SURABAYA – Barisan Soekarno Jawa Timur terus bergerak untuk memenangkan pasangan calon Gubernur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Mereka menurunkan soekarnois muda untuk mengawasi proses Pilgub Jatim 27 Juni depan.

“Soekarnois ini sengaja menurunkan generasi muda untuk memantau proses pemilihan gubernur sampai tuntas,” kata Edy Wahyudi, salah satu Soekarnois Senior Jawa Timur, Jumat (25/5/2018).

Pihaknya sudah melakukan konsolidasi semua pengikuti Soekarno yang sudah sepakat untuk memenangkan Puti sebagai pemimpin Jawa Timur. Puti mendapat dukungan karena memiliki ikatan ideologi sama dengan soekarnois, apalagi Puti cucu Soekarno.

Untuk memenangkan Puti, pihaknya sudah minta soekarnois muda untuk mengorganisir dan melakukan pengawasan dalam Pilgub 27 Juni mendatang. “Kami sudah meminta generasi muda Barisan Soekarno untuk turun melakukan pengawasan pilgub,” ujarnya.

Bahkan Barisan Soekarno juga sudah dibekali proses pemilihan yang jujur, kemudian proses yang tidak jujur. Jika menemukan proses yang tidak sesuai ketentuan aturan pemilihan, soekarnois sudah siap untuk mengawal dan melaporkan kepada pihak-pihak terkait.

Barisan Soekarno, lanjut dia, sudah menyiapkan advokasi hukum untuk mendampingi menyelesaikan persoalan hukum pilkada. Artinya, soekarnois akan mengawal Puti jika ditemukan pelanggaran, dan Barisan Soekarno siap untuk melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang ada.

“Mbak Puti merupakan simbolis keturunan Soekarno. Jika ada pelanggaran kita siap bergerak untuk melaporkan,” tegas Edy.

Konsolidasi kemarin, ungkap Edy merupakan konsolidasi tahap pertama, Barisan Soekarno akan melakukan konsolidasi lanjutan untuk mengetahui tingkat keseriusan memenangkan Puti sebagai pemimpin di Jatim.

Selain itu, Barisan Soekarno juga ingin membakar semangat soekarnois untuk terus berjuang dan memenangkan Puti.

Sementara itu, Ketua Forum Alumni Mahasiswa Gerikan Mahasiswa Nasional Indonesia (FAM GMNI) Rangga Bisma Aditya menyatakan, FAM GMNI akan melakukan pengawasan proses pilgub sejak kampanye hingga pemilihan di tempat pemungutan suara (TPS).

“Kita melakukan pengawasan proses kampanye hingga pemilihan nanti,” kata Rangga.

FAM GMNI saat ini sedang membentuk relawan terstruktur yang berada di kabupaten/kota di Jawa Timur. Bahkan, relawan yang dibentuk juga berada di kecamatan hingga desa atau kelurahan.

Menurut Rangga, hal ini dilakukan untuk memperkuat jaringan dalam bekerja melakukan pengawasan proses Pilgub Jatim.

Cara kerjanya, ujar Rangga, FAM GMNI akan bekerjasama dengan Jaringan Alumni Muda PMII (JAMPI) Jawa Timur, karena kedua oraganisasi ini sudah komitmen untuk memenangkan Gus Ipul-Puti. Mereka dibagi menjadi dua wilayah dengan tujuan adanya efektifitas pekerjaan.

“FAM kebagian Jawa Timur bagian barat sedangkan JAMPI Jawa Timur bagian timur,” ungkapnya.

Kedua organisasi relawan ini akan saling memberikan informasi terkait perkembangan proses pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti. Dengan sistem ini, pengenalan program pasangan calon dinilai lebih efektif dibandingkan cara lama, yang meliputi seluruh area Jawa Timur. (goek)