Kandidat Ketua PAC se-Jatim Mulai di-Tes

pdip jatim - tes tulis bacalon ketua pacMOJOKERTO – Kandidat Calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Jawa Timur mulai Jumat (19/12/2014) mengikuti tes tertulis. Tes dengan materi di antaranya soal ideologi partai, wawasan kebangsaan, serta sistem kepartaian itu untuk mencari calon ketua sekaligus kader terbaik PDI Perjuangan di tingkat kecamatan.

Menurut Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, SW Nugroho, tes tertulis dilaksanakan bergiliran di 38 DPC Kota/Kabupaten. “Untuk hari pertama ini, tes tertulis digelar di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kota Mojokerto, dan Kota Blitar,” kata Nugroho.

Peserta tes bakal calon Ketua PAC adalah mereka yang nama-namanya diusulkan pengurus ranting. Seperti di DPC Kota Mojokerto, dalam Rapat Kerja Cabang Diperluas yang diikuti pengurus ranting dan anak cabang pada Minggu (30/11/2014) lalu terjaring 24 nama kandidat Ketua PAC yang akan menjalani proses seleksi, salah satunya tes tertulis.

“Hasil tes ini semuanya akan diserahkan ke DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. DPD-lah yang nanti memutuskan tiga nama, untuk kemudian diputuskan dalam Musyawarah Anak Cabang secara musyawarah-mufakat,” jelas Yunus Suprayitno, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, di sela pelaksanaan tes tertulis di kantor DPC, Minggu (19/12/2014) sore.

Ketua DPRD Kota Mojokerto ini optimistis, proses konsolidasi ini akan berjalan lancar sesuai aturan yang dibuat DPP, yakni dilakukan secara musyawarah-mufakat. Dia juga yakin, nama-nama yang tersaring nantinya adalah kader terbaik yang siap kembali memenangkan PDI Perjuangan di Kota Mojokerto.

“Tes ini sebagai amanat partai yang tertuang dalam SK DPP Nomor 066 dan 067 sebagai upaya menyaring pemimpin partai yang mantap ideologi, mantap kader, mantap organisasi, mantap program dan mantap SDM,” ujar Yunus.

Tes tertulis di DPC Kota Mojokerto berlangsung selama satu jam dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Tes berjalan lancar dengan pengawasan dua petugas dari DPD PDI Perjuangan Jatim, Ony Setyawan dan Hakim Firmansyah. (pri)