Kampanye di Kota Probolinggo, Sri Untari Bawa Kartu Jokowi

PROBOLINGGO – Di bawah terik matahari, ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan dari berbagai kecamatan Kota Probolinggo memenuhi halaman depan kantor DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Minggu.

Mereka antusias mengikuti kampanye akbar DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo. Lelehan keringat menjadi pembakar semangat mereka meneriakkan yel-yel “Jokowi Satu Kali Lagi.”

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari dalam orasi politiknya mengingatkan massa yang hadir untuk tidak salah pilih pemimpin.

“Kita harus pilih pemimpin yang bekerja untuk kita. Yang mau mendengarkan suara kita. Pemimpin yang bisa memberikan contoh untuk kita,” kata Untari.

Untuk itu, Sri Untari mengharapkan seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk terus bergerak memenangkan capres-cawapres Joko Widodo-Kiai Maruf Amin.

Politisi yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur ini menambahkan, seluruh masyarakat pendukung Joko Widodo-Kiai Maruf Amin untuk meyakinkan orang-orang di sekelilingnya dengan program-program kerakyatan Joko Widodo-Kiai Maruf Amin.

“Hari ini, saya juga membawa tiga kartu Pak Jokowi. Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Pra-kerja, dan Kartu Sembako murah. Semoga kartu-kartu ini tidak lagi membuat ibu-ibu Kota Probolinggo pusing dengan biaya kuliah anaknya, masa depan anaknya dan juga kebutuhan dapur. Apakah ibu-ibu setuju dengan Pak Jokowi-Kiai Maruf Amin?” urai Sri Untari disambut koor “Setuju” Ibu-ibu.

Untari yang kembali menjadi Caleg PDI Perjuangan DPRD Jatim dari dapil Malang Raya ini juga mengingatkan untuk memilih pemimpin dengan latar belakang keluarga yang harmoni. Sebab tatanan politik sebuah negara, tambahnya, dimulai dari keluarga yang baik.

“Pak Jokowi dan Ibu Iriana telah memberi contoh yang baik. Anak-anak Pak Jokowi tidak ngerecoki bapaknya untuk main proyek pemerintah. Mereka memilih untuk mandiri. Jual pisang dan martabak,” tegas Untari disambut gegap gempita “Hidup Jokowi, Hidup Jokowi.”

Hadir juga dalam kampanye itu ketua DPP PDI Perjuangan, Prof. Hamka Haq. Dalam orasinya Caleg DPR RI Pasuruan-Probolinggo ini mengingatkan masyarakat untuk tidak percaya pada fitnah, pada hoaks yang diarahkan pada Joko Widodo.

“Katanya, kalau Pak Jokowi menang, kawin sesama jenis akan dilegalkan. Itu fitnah. Itu hoaks. Katanya, kalau Pak Jokowi menang, pesantren akan ditutup. Itu juga fitnah. Itu hoaks,” seru Hamka Haq dari atas panggung.

Hamka Haq juga menegaskan, hadirnya Kiai Maruf Amin di sisi Joko Widodo merupakan jaminan, bahwa isu-isu miring keagamaan yang diarahkan pada Joko Widodo merupakan fitnah dan hoaks yang dapat merusak akal sehat. Selain Prof Hamka Haq, ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo juga mengimbau pada kader dan simpatisan PDI Perjuangan untuk memenangkan pilpres dan pileg tahun 2019. (set)