Jokowi Ungguli Prabowo di Semua Kantong Massa

Jokowi - salamJAKARTA – Pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla masih mengungguli Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dalam pemilu presiden 2014. Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menempatkan pasangan Jokowi-JK unggul di semua kantong massa, sedang survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menunjukkan tingkat elektabilitas Jokowi-JK mencapai 43,72 persen

“Jokowi unggul di kalangan petani, buruh, ibu rumah tangga, dan kaum nahdliyin,” kata Ade Mulyana, peneliti LSI di kantornya, Jakarta, Jumat (30/5/2014).

Ade menjelaskan, responden petani dan nelayan sebanyak 20,6 persen, buruh 19,8 persen, dan ibu rumah tangga sebesar 19,2 persen. Sedangkan pemilih yang terafililiasi dengan Nahdlatul Ulama sebesar 37,9 persen dan Muhammadiyah sebanyak 9,8 persen.

Sebanyak 36,89 persen petani memilih pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dan 18,62 persen memilih Prabowo-Hatta. Kaum buruh yang memilih Jokowi sebanyak 35,77 persen dan Prabowo sebesar 23,52 persen.

Jokowi juga masih unggul di kalangan ibu rumah tangga yaitu sebanyak 40,04 persen. Sedangkan ibu rumah tangga yang memilih Prabowo hanya 21,42 persen.

Ade mengatakan Jokowi juga unggul di kalangan nahdliyin. Sebanyak 34,44 persen kaum nahdliyin yang disurvei mengaku memilih Jokowi. Pemilih Prabowo di kalangan ini hanya 25,25 persen. Prabowo hanya unggul di kalangan Muhammadiyah yaitu sebesar 31,57 persen dibandingkan Jokowi yang hanya 27,44 persen.

Sigi LSI dilakukan pada 1-9 Mei 2014 lalu dengan melibatkan 2.400 responden. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan sistem acak berjenjang. Ambang batas kesalahan survei sebesar dua persen.

Sementara itu, hasil survei Puskaptis di 477 desa/kelurahan yang tersebar di 159 kecamatan, 53 kabupaten/kota di 33 provinsi provinsi, pada 20-24 Mei lalu menunjukkan pasangan Jokowi-JK lebih diminati masyarakat dibanding pasangan Prabowo-Hatta.

Menurut Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid, tingkat elektabilitas Jokowi-JK mencapai 43,72 persen. Sementara Prabowo-Hatta hanya 40,28 persen, dan pemilih yang belum menentukan pilihan tapi mengaku akan berpartisipasi dalam pilpres, mencapai 16 persen.

Meski unggul tipis hingga 3,44 persen, namun karena margin of error mencapai 2,8 persen, maka hasil survei menurut Husin, menggambarkan kedua pasangan masih memiliki peluang yang sama.

“Jadi penentunya bagaimana kedua pasangan dapat meyakinkan swing voter yang 16 persen tersebut,” katanya. (pri/*)