Jokowi Paparkan Program Mewujudkan Tri Sakti di Muktamar PKB

SAMSUNG CAMERA PICTURESSURABAYA – Presiden terpilih Joko Widodo hadir dalam acara Muktamar PKB di Gedung Empire Palace Surabaya, Minggu (31/8/2014) malam. Di hadapan peserta muktamar dia memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan pemerintahannya selama lima tahun mendatang.

Menurut Jokowi, sejumlah program yang akan dijalankan untuk mewujudkan ajaran Tri Sakti Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam berkebudayaan.

“Dari mana kita akan memulai pembangunan untuk mewujudkan itu semua (tri sakti) yakni dari pembangunan manusia, revolusi mental, dari pendidikan,” kata Jokowi.

Baca juga: Hubungan PDI Perjuangan-PKB Sangat Dekat

Pembentukan karakter bangsa tersebut, lanjut Jokowi, akan dikerjakan melalui program Kartu Indonesia Pintar. Program ini memastikan siswa dari keluarga miskin bisa mengenyam pendidikan minimal hingga tingkat atas, SMK atau SLTA.

Sementara kurikulum pendidikan, Jokowi memastikan memperbanyak muatan budi pekerti ketimbang pengetahuan. Pada tingkat dasar (SD) berkaitan dengan budi pekerti dengan persentase 80 dan pengetahuan 20. Untuk tingkat pertama (SMP) dengan perbandingan 60:40 dan tingkat atas 20:80.

“Penguatan pada mental agar muncul SDM-SDM yang andal dan berkarakter. Agar kita tidak kalah dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat antar negara-negara lain,” katanya.

Sebelumnya, Jokowi sedikit bernostalgia mengenang perjuangan bersama kader-kader PKB di masa pilpres. Saat silaturahmi ke salah satu ponpes di Malang, ada usulan untuk menetapkan Hari Santri. “Namun hanya beberapa hari setelah itu, ada tweet yang bilang saya Sinting,” kenang Jokowi.

Gara-gara tweet tersebut, lanjut Jokowi, warga NU dan kader-kader PKB bekerja semakin keras. Apalagi saat itu persentase hasil survey hanya terpaut 2-3 persen. “Setelah ada tweet Sinting justru terjadi kenaikan sampai 3 juta sekian suara. Alhamdulillah,” katanya disambut gelak tawa hadirin. (her)

Foto-foto Jokowi di Muktamar PKB, bisa di-klik Di Sini