Jokowi Dukung Pembangunan Semesta Berencana

pdip-jatim-rakernas-2016JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung gagasan besar PDI Perjuangan, yakni konsep pembangunan semesta berencana menuju Indonesia Raya.

“Gagasan besar pembangunan semesta berencana ini disampaikan Ibu Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri, pada pembukaan rakernas,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira, di lokasi rapat kerja nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan, di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, kemarin.

Menurut Andreas, Presiden Joko Widodo dalam pidatonya menyebutkan pembangunan semesta berencana, paling tidak tiga kali. Jokowi juga menjelaskan soal target-target pembangunan infrastruktur.

“Itu merupakan bagian dari implementasi konsep pembangunan semesta berencana,” jelasnya.

Ketua Panitia Pengarah Rakernas I ini menambahkan, Jokowi ketika memberikan arahan kepada peserta Rakernas I yang berlangsung tertutup, menceritakan tentang tantangan berat yang dihadapi Indonesia dalam pembangunan.

Tantangan tersebut, yakni mentalitas dan paradigma bangsa Indonesia, yang umum konsumtif. “Untuk percepatan pembangunan, maka mentalitas dan paradigmna bangsa Indonesia juga harus diubah dari konsumtif menjadi produktif,” ujarnya.

Dia juga menceritakan, Jokowi melakukan langkah berani yakni mengalihkan subsisi minyak dan gas sekitar Rp300 triliun pertahun, untuk percepatan pembangunan infrastruktur sehingga menjadi lebih produktif.

“Partai politik dalam implementasinya perlu melakukan sinergi dengan eksekutif, baik di tingkat pusat maupun daerah,” katanya.

Dalam konteks konsep pembangunan semesta berencana ini, menurut Andreas, bangsa Indoesia dapat membuat perencanaan pembangunan semesta berkelanjutan dalam waktu 25 tahun, 50 tahun, dan bahkan 100 tahun.

Gagasan perencanaan pembangunan nasional semesta berencana ini, kata dia, selanjutnya akan disampaikan ke Bappenas untuk disebarluaskan.

Dia menambahkan, setelah Rakernas, PDI Perjuangan juga akan dilanjutkan gagasan ini melalui fraksi di DPR RI yang akan sampaikan pada mitra kerjanya. (goek)