Jokowi: Calon Perwira Remaja TNI-Polri Harus Konsisten pada Ideologi Negara

BOGOR – Presiden Joko Widodo mengingatkan calon perwira remaja (Capaja) akademi TNI dan Polri 2020 terus konsisten berpegang pada ideologi negara.

“Para calon perwira remaja TNI Polri, saya ingatkan saudara-saudara harus konsisten terhadap ideologi negara, Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika,” kata Jokowi, saat memberi pembekalan secara virtual kepada mereka dari Istana Bogor, Rabu (8/7/2020).

Jokowi mengatakan, para Capaja TNI-Polri sudah ditempa selama empat tahun dengan kedisiplinan tinggi serta keahlian dan keterampilan yang mumpuni.

Dia menyadari untuk bisa lulus dari tempaan itu tidak mudah. Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan capaja konsisten pada tujuan-tujuan besar, memiliki jiwa ksatria dan pantang mundur, serta selalu optimis pada kejayaan dan kemajuan bangsa.

Mantan Wali Kota Solo ini juga berpesan agar para capaja selalu merawat semangat persatuan kesatuan, semangat persaudaraan dan gotong royong, serta harus memberikan pelayannan yang terbaik kepada rakyat, bangsa dan negara.

“TNI dan Polri harus selalu bersatu dalam menghadapi setiap ancaman dan tantangan bangsa ke depan,” sambung Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak mudah.

Tantangan akan jauh lebih dinamis, jauh lebih berat, dan jauh lebih kompleks dari sebelumnya. Sebab, dunia berubah dengan cepat, disrupsi teknologi telah berdampak pada semua sektor kehidupan.

“Tantangan kejahatan yang dihadapi oleh perwira kepolisian juga sangat berat. Kejahatan menggunakan teknologi canggih dan kejahatan siber yang lintas negara juga memerlukan kemampuan antisipasi dan mitigasi lebih baik,” ujarnya.

Karena itu, lanjut dia, para calon perwira TNI-Polri harus melek teknologi. Sebab, kejahatan saat ini tak lagi konvensional dan banyak memanfaatkan teknologi.

Dengan demikian, lanjut Jokowi, para calon perwira TNI-Polri tidak bisa bekerja biasa-biasa saja dan haru penuh dengan inovasi dalam menjalankan pekerjaan.

“Saudara wajib untuk terus belajar, belajar sendiri maupun belajar melalui insititusi. Kita tidak bisa lagi berpikir dengan cara biasa-biasa saja,” tandas Jokowi.

“Tidak bisa lagi menggunakan cara bekerja yang monoton. Tidak bisa lagi dengan kemampuan yang standar-standar saja,” sebutnya.

Menurut Jokowi, perwira TNI-Polri masa depan harus semakin cerdas dan lincah dalam menghadapi perubahan. “Cepat beradaptasi dan selalu berpikir inovatif dan harus lebih baik dan lebih cepat dibandingkan yang lain,” tuturnya. (goek)