Jokowi Apresiasi Partisipasi Pemilih TKI di Pilpres 2014

syukuran tim kampanye arab saudi-pdip jatimJEDDAH – Ayub Basalamah penggagas Seknas Jokowi – JK Pro TKI menyampaikan titipan pesan dari presiden terpilih Joko Widodo untuk masyarakat Indonesia di Saudi Arabia. Menurut Ketua Umum Apjati tersebut, Jokowi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia di Saudi Arabia yang telah menyukseskan pemilu presiden 2014.

Khusus relawan dan partai koalisi pendukung Jokowi-JK di Saudi Arabia, ungkap Ayub, Jokowi juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya. “Pak Jokowi minta koalisi ini tidak hanya dalam pilpres, tapi bisa seterusnya untuk mempertahankan situasi dan keadaan yang ada. Karena memang, masih banyak hal – hal yang harus dibenahi khususnya masalah TKI,” kata Ayub Basalamah.

Pernyataan Ayub itu disampaikan saat acara tasyakuran dan buka puasa bersama merayakan kemenangan Ir. H Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, di Restoran Garuda, kota Jeddah, Kamis (24/7/2014).

Pada kesempatan itu, Ayub menjelaskan mengapa membetuk Seknas Jokowi – JK Pro TKI. Menurutnya, karena selama ini TKI tidak terlibat langsung dalam dunia politik.

“Saya perankan TKI dalam Seknas Jokowi – JK Pro TKI, meskipun ada kader – kader TKI yang terlibat dalam parpol seperti Bapak Sharief Rachmat di PDI Perjuangan dan Bapak Ramasahal Ma’dud di PKB. Dengan adanya Seknas Jokowi – JK Pro TKI, ini bisa dijadikan tempat TKI dalam menyalurkan aspirasinya,” terang Ayub, sebagaimana rilis yang diterima Infokomnews PDI Perjuangan Jatim, kemarin.

Dengan adanya Seknas Jokowi – JK Pro TKI, katanya, selama pilpres semua pihak baik TKI di luar negeri dan PTKIS, semua bergerak menyukseskan Jokowi dan JK. “Alhamdulillah, berkat jerih payah teman – teman yang di dalam negeri dan luar negeri, kita hari ini menikmati hal yang luar biasa,” sambungnya.

Ayub menambahkan, bahwa Jokowi berkomitmen meningkatkan dan membenahi masalah TKI khususnya dalam hal perlindungan. Dia menegaskan, bahwa Jokowi akan tetap mempertahankan moratorium ke negara – negara yang tidak memiliki MoU dan UU perlindungan Tenaga Kerja.

“Kita siap cabut moratorium dengan catatan, mereka harus mengikuti syarat yang kita siapkan. Kalau mereka tidak mau, ya sudah tidak perlu dilanjut,” tandasnya.

Dia menambahkan, Apjati bersama pemerintah akan bekerjasama membantu serta memperhatikan pendidikan dan fasilitas anak – anak TKI dalam mengemban pendidikan sekolah di Saudi Arabia.

Acara tasyakuran diakhiri dengan do’a bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Adil Abud Bin Gadi, Lc. Alumni Universitas Al Azhar Cairo yang juga Wakil Ketua Perwalu PDI Perjuangan Saudi Arabia. (pri)