Jika Dihitung Tanpa Undicide Voter, Indodata: Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 62,8%

JAKARTA – Survei terbaru elektabilitas pasangan capres-cawapres yang dirilis Indodata menyebutkan, calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih berada di atas rivalnya, Prabowo-Sandiaga.

Lembaga survei ini mengadakan riset pada 24 Maret-7 April 2019 lalu.
Dari hasil survei yang dilakukan ke 1.200 responden itu diperoleh hasil elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,8 %.

Sementara tingkat keterpilihan Prabowo-Sandiaga sebesar 32,5 % dan ada 12,7 % responden mengaku tidak tahu memilih siapa.

Direktur Eksekutif Indodata Danis Wahidin menyatakan jika dihitung tanpa pemilih undicide voter, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf diprediksi 62,8% dan Prabowo-Sandi 37,2%.

Sementara itu untuk penilaian publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK sebesar 66% responden menyatakan puas dan 33% menyatakan tidak puas.

Kepuasan masyarakat terlihat di hampir seluruh bidang pemerintahan Jokowi-JK saat ini. Kepuasan tertinggi dirasakan pada sektor ekonomi dengan 86.5%, Bidang pendidikan 85.0%, Bidang kesehatan 84,8%, Bidang keamanan dan hukum sebesar 83.7%.

“Ini adalah prediksi perilaku pemilih Indonesia secara umum. Mayoritas masyarakat Indonesia puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK. Tingkat kepuasan ini dirasakan hampir pada semua bidang pemerintahan,” papar Danis, di Gren Hotel Alia, Jakarta Pusat, Senin kemarin.

Selain merilis Hasil Survei Nasional dan Perilaku Pemilih Muslim di Indonesia untuk Pemilu 2019, Indodata juga merilis survei prediksi Pemilu 2019.

Dalam rilis surveinya, Indodata juga menyebutkan, mayoritas milenial Muhammadiyah, yakni 62 persen, memilih pasangan 01

Pemilih milenial Muhammadiyah dengan rentang usia 17-22 tahun sebanyak 62,50 persen mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf, sedang 31,30 persen mendukung Prabowo-Sandi.
Sementara pemilih milenial NU sebanyak 28,90 persen mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf dan sebanyak 71,10 persen memilih Prabowo-Sandi.

“Untuk massa NU yang mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin didominasi umur 23 tahun ke atas,” ujar Danis Wahidin.

Survei Indodata dilakukan terhadap responden yang diambil dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu 2019 di seluruh provinsi. Margin of Error survei ini kurang lebih 2,83 persen. (goek)