“Jadi Pengurus Partai Jangan Jalan Sendiri-sendiri”

pdip jatim - Logos reses di magetanMAGETAN – “Percuma kalau kita menjadi pengurus partai tapi kemudian jalan sendiri-sendiri. Maka tujuan berpartai untuk menghimpun diri guna mencapai cita-cita bersama itu tidak akan tercapai,” demikian diungkapkan anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Bambang Juwono di hadapan 200-an kader PDI Perjuangan Magetan, Senin (23/3/2015).

Para kader itu adalah pengurus baru PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Magetan. Mereka sengaja dikumpulkan untuk berkenalan dengan pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan periode 2015-2020 yang baru saja dibentuk dalam konfercab minggu lalu.

Logos, sapaan akrab Bambang Juwono berharap pengurus baru ini akan benar-benar mampu membesarkan partai dengan menjaga kesolidan pengurusnya terlebih dahulu sebelum mengurus kader-kader di tingkatan bawah. Hal itu disampaikan Logos, agar para kader yang hadir menyadari pentingnya kekompakan pengurus partai di semua level.

“Kalau bisa menjaga kekompakan, maka akan lebih mudah bagi kita untuk membesarkan partai. Karena ruhnya sudah sama, tujuannya sama, maka tinggal langkahnya disesuaikan,” ujarnya.

Kalau di tingkatan pengurus saja sudah tidak kompak, lanjut dia, maka kemungkinan jatuh di tengah perjalanan juga akan terbuka lebar. Untuk meminimalisirnya diperlukan pondasi yang kuat tentang pemahaman ruh jiwa partai dan tujuan mendasarnya.

“Jadi PDI Perjuangan ada karena ada cita-cita yang dibangun para founding fathers termasuk Bung Karno. Sebuah cita-cita tentang kebangunan bangsa Indonesia. Kita menjadi petugas partai untuk mewujudkan cita-cita itu. Kesejahteraan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas Bambang.

Forum yang digelar di aula DPC PDI Perjuangan Magetan ini adalah bagian dari reses DPRD Provinsi. Maka pada kesempatan ini, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu juga menyampaikan beberapa program yang bisa diakses oleh para kader untuk melakukan pemberdayaan masyarakat.

“Untuk menguatkan semangat kepartaian, sebaiknya akses program tersebut dikoordinir oleh partai, sehingga masyarakat melihat peran dan kerja kita sebagai partai,” pungkas dia. (sa)