Isu Milenial Saat Pilpres 2019 Jangan Hanya Dilihat Dari Usia

Ketua Badan Sosialisasi MPR Achmad Basarah

JAKARTA – Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan, isu generasi muda atau pemilih milenial pada Pilpres 2019 jangan hanya dilihat dari usia. Tapi bagaimana kebijakan untuk kaum milenial di masa mendatang.

“Suara milenial jangan diterjemahkan pada ketertarikan generasi milenial itu dari segi usia, tapi harus dipahami dipersepsikan pada produk-produk kebijakan,” kata Basarah saat, kemarin.

Menurut wakil ketua MPR itu, cara dan kebijakan Presiden Jokowi selama empat tahun ini betul-betul menggambarkan harapan bagi generasi milenial. Kebijakan-kebijakannya menjawab kebutuhan anak muda.

Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur yang masif dan ini diperuntukkan untuk generasi milenial di masa mendatang.

“Bagi kepentingan politik praktis, prioritas program infrastruktur sangat tidak menguntungkan. Tapi beliau memikirkan generasi muda di lima sampai sepuluh tahun yang akan datang, yang kalau tidak disiapkan infrastruktur, mereka akan kesulitan pekerjaan, ekonomi tidak bergerak dan seterusnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut, Presiden Joko Widodo tidak akan kehilangan dukungan dari kaum milenial meski cawapresnya bukan tokoh muda. Sebab, partai-partai pendukung Jokowi sudah merepresentasikan dukungan kaum milenial.

“Jangan dilupakan, ini satu kesatuan dengan pileg, sehingga parpol-parpol yang mengusung Pak Jokowi ini merepresentasikan dukungan milenial tersebut,” kata Hasto.

Selain itu, ia menyebut Jokowi memiliki gaya kepemimpinan yang berhasil menarik perhatian kaum milenial. Ia menilai, Jokowi juga merupakan sosok pemimpin yang dekat dan bisa menyesuaikan diri dengan anak muda.

“Pak Jokowi sendiri kan dari gayanya, kepemimpinannya kan menampilkan aspek-aspek gaya kepemimpinan yang juga sangat diapresiasi oleh kaum milenial ini. Kreatif kemudian menampilkan kekuasaan politik dalam wajah kegembiraan, itu kan sesuai dengan nature dari kelompok milenial,” ujarnya.

Hasto juga berkomentar soal sosok Ma’ruf Amin yang menurutnya bisa membantu memberikan arahan dalam pemerintahan jika terpilih nanti. Ia juga menilai, cawapres Jokowi itu memiliki kompetensi di bidang perekonomian sehingga cocok dipasangkan dengan Jokowi. (goek)